Terkini Nasional
Kronologi Penangkapan Buronan FBI di Jaksel, Berawal dari Sewa PSK Anak hingga Diduga Pedofil
Seorang warga negara Amerika Serikat, Russ Albert Medlin (RAM) ditangkap polisi setelah ketahuan berhubungan badan dengan remaja di bawah umur.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Seorang warga negara Amerika Serikat, Russ Albert Medlin (RAM) ditangkap polisi setelah ketahuan berhubungan badan dengan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (17/6/2020), setelah diselidiki, RAM ternyata buronan Biro Investigasi Federal AS (Federal Bureau of Investigation/FBI).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus menyebut RAM sudah berkali-kali menyewa jasa remaja di bawah umur itu untuk bersetubuh dengannya.
Bahkan, Yusri Yunus menduga RAM adalah seorang pedofil.

• Pulang dari Rumah Orangtua, Pria di Sumbar Temukan Istrinya Gantung Diri dan Pesan Permohonan Maaf
• Reaksi Sule saat Billy Syahputra Bongkar Sosok Kekasihnya: Bukan Orang Indonesia Pacar Gue
Kepada awak media, Yusri Yunus lantas menceritakan awal mula penangkapan buronan FBI itu.
Ia mengatakan, RAM sudah tiga bulan tinggal di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Warga pun kerap menaruh curiga.
Pasalnya, warga sering melihat remaja di bawah umur keluar dari rumah RAM.
"Yang keluar masuk rumah tersebut dengan ciri-ciri fisik berbadan mungil dan pendek yang diperkirakan masih remaja (belum dewasa)," ucap Yusri, Selasa (16/6/2020).
Karena terus merasa curiga, seorang warga akhirnya melapor ke polisi.
Selama penyelidikan, polisi berhasil menemukan seorang remaja yang pernah datang ke rumah RAM.
"Kita berhasil mengamankan anak kecil berusia 15 tahun sampai 17," tutur Yusri.
"Setelah ditanyakan, dia baru di-booking oleh pemilik rumah untuk bersetubuh dengan pemilik. Ada tiga anak."
• Ternyata Buron FBI, Pria asal Amerika Ditangkap di Indonesia karena Prostitusi Anak, Diduga Pedofil
Berdasar pengakuan remaja itu, pada Senin (15/6/2020) lalu, polisi langsung menggeledah rumah RAM dan berhasil meringkusnya.
Yusri mengatakan, RAM kerap memanggil remaja di bawah umur ke rumah untuk memenuhi hasratnya.