Breaking News:

Terkini Nasional

Jelaskan Hubungan Erat Islam dengan Pancasila, Irmanputra Sidin: Saya Lahir Dibisiki Pancasila

Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin mengungkapkan hubungan erat antara Islam dengan lambang negara Pancasila.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Youtube/Indonesia Lawyers Club
Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (16/6/2020). Dirinya mengungkapkan hubungan erat antara Islam dengan lambang negara Pancasila. 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin mengungkapkan hubungan erat antara Islam dengan lambang negara Pancasila.

Dilansir TribuWow.com, Irmanputra mengatakan ketika lahir sudah mendapatkan bisikan nilai-nilai Pancasila.

Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (16/6/2020).

Acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (16/6/2020).
Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) membahas tentang Rancangan Undang-Undang Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP, Selasa (16/6/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Sarankan Pemerintah Tak Lagi Bahas RUU HIP, PBNU: Itu Bara Panas, kalau Dipegang Terus akan Terbakar

Menurutnya, bisikan nilai-nilai Pancasila tersebut terwakilkan dalam lantunan ayat-ayat azan.

Meski tidak lantang menyuarakan bunyi Pancasila, menurutnya semua kandungan nilai di dalamnya sudah tersirat dalam ayat azan.

"Dengan segala awam saya terhadap Islam, Ketika saya ditanya 'Pacasila itu di mana dalam kehidupan saya', maka saya akan mengatakan bahwa 'ketika saya lahir orang tua saya itu membisikan Pancasila di telinga saya'," ujar Irmanputra.

"Cuman bahasanya bukan seperti yang tertulis dalam Undang-undang Dasar itu," imbuhnya.

 Dirinya lantas menerjemahkan dan sekaligus menghubungkan dengan nilai Pancasila.

"Dia membahasakan Allaahu Akbar, Allaahu Akbar," kata Irmanputra.

"Asyhadu allaa illaaha illallaah."

"Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah."

Menurutnya dalam penggalan bunyi azan tersebut tercermin butir pengamalan pancasila untuk sila pertama, yakni ketuganan yang maha Esa.

"Apa yang saya dengar di situ, ketuhanan yang maha Esa," jelasnya.

Kontroversi RUU HIP, Ali Ngabalin: Tak Sepatutnya ketika Masalah Muncul Saling Tuduh dan Mencederai

Dirinya kemudian melanjutkan lantunan azannya pada ayat ke empat yang berisikan tentang perintah untuk melaksanakan salat.

Ia mengatakan dalam ayat tersebut juga terbesit pengamalan Pancasila baris kedua yakni keadilan yang adil dan beradab.

Halaman
1234
Tags:
Indonesia Lawyers Club (ILC)Irmanputra SidinPancasilaPakar Hukum
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved