Virus Corona
Kisah-kisah Minta Maaf Mantan Pacar saat Karantina, Ada yang ke 2 Mantan: Saya Tahu Ini Terlambat
Setelah permohonan permintaan maaf dari mantan pacar yang diunggah ke media sosial viral, sejumlah orang turut menceritakan permintaan maaf mereka.
Editor: Mohamad Yoenus
Irina mengakhiri hubungannya dengan James dengan tiba-tiba, menjaga jarak sebisa mungkin, mengatakan padanya bahwa dia tidak ingin lagi ada komunikasi.
Irina lantas pindah ke kota lain untuk memasuki universitas dan menjalani hidup baru.
James tak berhenti mengirim pesan selama beberapa tahun - selalu pada hari ulang tahunnya, dan untuk mengucapkan selamat tahun baru.
Irina akhirnya mengatakan pada James untuk jalan masing-masing dan lebih baik tidak berkomunikasi lagi.
James meresponsnya dengan dingin. Dia mengatakan tidak ada niat untuk kembali berhubungan dengan Irina lalu menambahkan tidak akan mengirim pesan lagi.
Irina menatap pesan itu dan menjawabnya dengan "Lol" atau tertawa.
Dia memutuskan, itu akan menjadi babak akhir dalam hidupnya.
Tahun berlalu dan Irina kembali berpindah kota, dan bekerja di salah satu perusahaan teknologi.
Kini dia menemukan banyak teman dan ritme di tempat yang baru.
Ketika virus Corona melanda, perusahaan tempat dia bekerja memberinya seperangkat komputer agar bisa bekerja dari rumah.
Dan kemudian dia mendapat email dari James.
Dalam emailnya yang terdiri dari 800 kata itu, James mengutarakan bahwa karantina membuatnya merenungkan perilakunya di masa lalu, dan dia merasa berutang maaf atas sikap kekanak-kanakannya di masa lalu.
Dia meminta maaf tentang bagaimana dia berperilaku, mengatakan bahwa dia merasa malu ketika dia membaca pesan yang dia kirimkan kepadanya.
Lantas dia membuat pengakuan yang menakjubkan.
Dia sama sekali tidak bermaksud mengkhianati Irina - itu hanyalah sebuah kebohongan agar teman-teman Irina terkesan kepadanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-menulis-surat.jpg)