Breaking News:

Virus Corona

Kisah-kisah Minta Maaf Mantan Pacar saat Karantina, Ada yang ke 2 Mantan: Saya Tahu Ini Terlambat

Setelah permohonan permintaan maaf dari mantan pacar yang diunggah ke media sosial viral, sejumlah orang turut menceritakan permintaan maaf mereka.

Editor: Mohamad Yoenus
Tribun-video.com/ Rena
ILUSTRASI. Selama masa karantina Corona, ternyata banyak orang yang meminta maaf kepada para mantan pacarnya. 

TRIBUNWOW.COM - Selama masa karantina pandemi Virus Corona terjadi beragam kisah. 

Di antaranya cerita seorang perempuan yang tiba-tiba dihubungi mantan pacarnya untuk meminta maaf.

Curahan hati perempuan tersebut diunggah di media sosial Reddit yang kemudian ditanggapi ratusan pengguna yang juga akhirnya berbagi kisah-kisah mereka selama masa karantina.

Seperti apa kisahnya?

Klaim Mampu Sembuhkan Virus Corona dengan Cium Tangan, Tokoh Suci di India Meninggal Terpapar Covid

Wartawan BBC, mewawancarai seorang pria yang sudah dua kali meminta maaf selama masa karantina dan seorang perempuan yang menerima permohonan maaf.

Irina, 26, mendapat permintaan maaf dari pacar pertamanya lewat email saat 'lockdown'.

Seperti hari-hari sebelumnya selama karantina, Jumat malam Irina duduk menatap layar komputer, bergiliran membaca berbagai situs berita dan media sosial, ketika email dari James muncul.

Dia menunggu sesaat, berusaha mengingat-ingat kapan terakhir kali dia memikirkan pacar pertamanya, sebelum membuka emailnya.

"Irina, saya tahu ini mendadak dan sudah terlanjur terlambat," demikian bunyi email dari James , "tapi saya perlu mengirimkan email ini."

Saat bertemu James usianya sudah menginjak 16 tahun dan siap untuk berpacaran. Sepertinya wajar untuk gadis-gadis seusianya.

Lahir di Moskow, Irina datang ke Inggris dalam rangka pertukaran pelajar selama dua minggu dan dia menyukai sistem pendidikan di negara tersebut.

Pada usia 14 tahun dia mengatakan pada orangtuanya ingin meninggalkan Rusia dan melanjutkan sekolah asrama Inggris.

Semula orang tuanya merasa ragu, namun lama-lama mereka mengizinkannya.

Ibunda Irina adalah seorang kondektur kereta api dari sebuah pedesaan di Rusia yang waktu itu jatuh cinta dengan ayah Irina, seorang penumpang kereta.

Saat itu ibunda Irina berusia 19 tahun dan ayahnya berusia 30 tahun.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Tags:
Virus CoronaPacarKarantina
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved