Breaking News:

Terkini Daerah

Cerita Pemilik Bengkel di Malang yang Akhirnya Bayar Tagihan Listrik Rp 20 Juta: Saya Sudah Ikhlas

Pemilik bengkel di Desa Bedali yang mendapat tagihal listrik Rp 20 juta akhirnya membayar tagihan tersebut. Begini pengakuannya.

Tribunnews/JEPRIMA
Warga saat melakukan pengecekan token listrik prabayar di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020). Pemerintah akan membebaskan biaya untuk pelanggan listrik 450 VA selama tiga bulan ke depan sedangkan untuk pelanggan listrik 900 VA akan mendapatkan keringanan berupa potongan harga sebesar 50 persen. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNWOW.COM - Teguh Wuryanto, pemilik bengkel di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, memutuskan membayar tagihan listrik sebanyak Rp 20.158.686.

Teguh menerima skema pembayaran yang ditawarkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yakni mencicil selama enam bulan.

Teguh mengungkap alasan tetap membayar tagihan listrik yang melonjak sebesar 20 kali lipat dari semestinya itu.

Fakta Baru Tagihan Listrik Melonjak Capai Rp 20 Juta, Tetap Harus Bayar hingga Alasan PLN

Alasan pertama, Teguh membutuhkan listrik untuk usahanya.

“Karena usaha saya bengkel UMKM, saya sangat membutuhkan listrik. Listrik adalah bahan baku saya, hanya PLN yang menyediakan listrik nasional,” kata Teguh lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Teguh juga menilai skema cicilan selama enam bulan itu sebagai solusi tepat.

Sehingga, dirinya bisa membuka tempat usahanya kembali.

Selain itu, Teguh memikirkan nasib karyawan di bengkelnya.

Ia khawatir para karyawan terlalu lama tak memiliki pemasukan.

“Saya juga harus memikirkan anak buah saya yang menjadi tanggung jawab saya. Jika saya tidak bisa bekerja karena tidak ada listrik di bengkel atau karena saya sibuk menyelesaikan urusan ini, bisa-bisa anak buah saya akan kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian untuk anak istrinya,” ungkapnya.

Cerita Pemilik Bengkel yang Kaget karena Tagihan Listrik Naik 20 Kali Lipat: Apa yang Saya Gunakan?

Alasan terakhir, Teguh ingin memberikan pelajaran kepada petugas PLN.

Ia mengaku tak ingin menyalahkan siapapun dalam kasus ini.

Kasus ini, kata dia, seharusnya menjadi pelajaran bagi pihak PLN.

Teguh mengaku ikhlas membayar tagihan listrik sebesar Rp 20 juta.

Ia menyebut keputusan itu diambil demi kebaikan bersama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Kenaikan ListrikPLNListrikMalang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved