Breaking News:

Virus Corona

Eijkman Sebut Virus Corona di Indonesia Tak Datang Langsung dari Wuhan: Awalnya Kasus Impor

Direktur Eijkman Institute of Molecular Biology, Prof Amin Soebandrio mengatakan Virus Corona masuk Indonesia lewat kasus impor.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi - Sejumlah buruh mengenakan masker saat pulang kerja di salah satu pabrik di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/4/2020). Direktur Eijkman Institute of Molecular Biology, Prof Amin Soebandrio mengatakan Virus Corona masuk Indonesia lewat kasus impor. 

“Apalagi kita belum memiliki antivirus spesifik untuk saat ini. Remdesivir, dan obat-obat lainnya juga tidak terbukti menjadi antivirus. Vaksin belum ada, kita harus menunggu 12-18 bulan lagi untuk vaksinnya,” tambah Amin.

Sempat Kebingungan Uji Covid-19 di Surabaya, Risma Kaget Dapat Kejutan dari BIN: Tiba-tiba Dibantu

Hal itu berarti virus SARS-CoV-2 akan hidup bersama masyarakat dunia, termasuk Indonesia, dalam jangka waktu yang lebih lama.

“Mungkin dua tahun, atau lebih lama, tidak ada yang tahu. Kita belum punya pengalaman soal ini. Kalau mau dibandingkan, smallpox dulu butuh 200 tahun untuk akhirnya manusia bisa mengontrol wabah, tepatnya ketika vaksin ditemukan pada 1796,” imbuhnya. (Kompas.com/Sri Anindiati Nursastri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eijkman: Virus Corona di Indonesia Tidak Datang Langsung dari Wuhan"

Sumber: Kompas.com
Tags:
WuhanVirus CoronaEijkman Institute of Molecular Biology
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved