Virus Corona

Eijkman Sebut Virus Corona di Indonesia Tak Datang Langsung dari Wuhan: Awalnya Kasus Impor

Direktur Eijkman Institute of Molecular Biology, Prof Amin Soebandrio mengatakan Virus Corona masuk Indonesia lewat kasus impor.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi - Sejumlah buruh mengenakan masker saat pulang kerja di salah satu pabrik di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/4/2020). Direktur Eijkman Institute of Molecular Biology, Prof Amin Soebandrio mengatakan Virus Corona masuk Indonesia lewat kasus impor. 

TRIBUNWOW.COM - Indonesia pertama kali mengumumkan kasus Covid-19 akibat Virus Corona jenis SARS-CoV-2 pada 2 Maret 2020.

Pada waktu itu, Indonesia adalah negara yang belakangan mengumumkan angka positif Covid-19 dibandingkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Virus SARS-CoV-2 pertama disebut masuk Indonesia lewat kasus impor.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Eijkman Institute of Molecular Biology, Prof Amin Soebandrio.

Dituding Jadi Buzzer Pemerintah saat Wabah Virus Corona, Maia Estianty: Enggak Pernah Piknik Ya

“Awalnya Covid-19 di Indonesia ini memang kasus impor. Kemudian menyebar lewat transmisi lokal,” tuturnya dalam webinar bertajuk ‘Life Post Covid-19: What Does the New Normal Looks Like?’, Jumat (29/5/2020).

Sebelum adanya kasus Covid-19 pertama, penerbangan dari dan ke Wuhan di China masih beroperasi.

Namun, Amin menyebutkan virus SARS-CoV-2 di Indonesia tidak datang langsung dari Wuhan.

“Tidak datang langsung dari Wuhan. Virusnya ke Eropa dulu, kemudian Timur Tengah, baru kemudian masuk ke Indonesia,” tuturnya.

Ada tiga jalur virus SARS-CoV-2 masuk ke Indonesia. Pertama adalah lewat Eropa kemudian Timur Tengah seperti yang dijelaskan Amin sebelumnya.

“Kedua adalah virusnya terbang dulu ke AS, baru masuk Indonesia,” lanjut ia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved