Virus Corona
Ekonom INDEF Sebut Kemenhub 'Ngalor Ngidul' Atasi Corona, Fadjroel Rachman: Sudah Diperbaiki
Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira secara gamblang mengkritik pernyataan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Dan kemudian diperbaiki Bang Bhima, jadi ada beberapa kebocoran," kata Fadjroel.
"Sama mungkin seperti Bung Bhima, artinya saya malah yakin Bung Bhima itu sangat disiplin loh."
Fadjroel bahkan berharap Bhima mampu membantu TNI dan Polri mendisiplinkan warga yang nekat melanggar aturan.
"Bahkan tidak berkumpul di tempat makan, salat di rumah, Anda termasuk contoh terbaik untuk melakukan disiplin," terang Fadjroel.
"Dan kami harap Bung Bhima jadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya bahkan bisa membantu TNI Polri untuk mendisiplinkan."
Terus berbicara, Fadjroel pun diimbau sang presenter mendengarkan pendapat Bhima.
Lantas, Bhima kembali melanjutkan penjelasannya soal rencana 'New normal' yang bakal direalisasikan dalam waktu dekat.
Bhima menilai, pemerintah terlalu memaksa menjalankan 'New Normal' di tengah kondisi pandemi.
Namun, ucapan Bhima kembali disahut oleh Fadjroel.
"Oke oke, jadi yang pertama yang kita harus pikirkan adalah kalau pemerintah memaksa melakukan new normal di tengah pandemi," kata Bhima.
"Tidak ada pemaksaan, tidak ada pemaksaan," sahut Fadjroel.
"Bang Fadjroel sebentar Bang Fadjroel, santai," jawab Bhima.
• Jokowi Beri 4 Arahan soal Persiapan Pelaksanaan New Normal, Dicoba Dulu di Beberapa Provinsi
Simak video berikut ini menit ke-9.00:
Komentar Jokowi soal New Normal
Di sisi lain, sebelumnya Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya terkait persiapan menerapkan new normal, Rabu (27/5/2020).
Selain dengan menyiagakan aparat di sejumlah daerah yang masih memiliki tingkat penularan Covid-19 yang tinggi, Jokowi juga meminta jajarannya untuk mensosialisasikan protokol tersebut secara masif.
Apabila nanti penerapan tersebut bisa berjalan dengan baik, Jokowi menyinggung akan memperluas penerapan tatanan baru tersebut ke daerah lainnya.
• Kerahkan Pasukan TNI dan Polri secara Masif, Jokowi: Dalam Rangka Lebih Mendisiplinkan Masyarakat