Breaking News:

Virus Corona

Potensi Gelombang 2 Covid-19 Jakarta di Arus Balik, Epidemiolog Pandu Riono: Bisa di Atas 100 Ribu

Epidemiolog UI Pandu Riono mengatakan kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta bisa kembali meningkat karena adanya arus balik pemudik.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono di acara APA KABAR INDONESIA PAGI, Selasa (26/5/2020). Pandu memaparkan prediksi potensi gelombang kedua Covid-19 di Jakarta yang terdapat di arus balik pemudik. 

TRIBUNWOW.COM - Tren kasus Virus Corona (Covid-19) di Jakarta kini terus berangsur mengalami penurunan.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga di Ibu Kota ditetapkan hingga empat Juni apabila situasi berhasil membaik.

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menjelaskan bahaya dari arus balik pemudik yang dapat menyebabkan gelombang 2 Covid-19 di Jakarta.

Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA (Tribunnews/Dany Permana)

Polda Metro Jaya Bongkar Akal-akalan Mudik Lebaran saat Corona: Seolah-olah Bus Tak Ada Penumpangnya

Pada acara APA KABAR INDONESIA PAGI, Selasa (26/5/2020), awalnya Pandu memaparkan data yang ia miliki terkait jumlah pemudik di Jakarta.

Pandu membandingkan jumlah pemudik tahun ini dengan tahun lalu, ia juga mengikutsertakan adanya tambahan orang yang ikut di dalam arus balik pemudik.

"Bila terjadi arus mudik yang separuh dari jumlah tahun yang lalu sekitar 20 juta," ujar Pandu.

"Dan kemudian akan kembali setelah Hari Raya Idul Fitri dan plus tambahan 25 persen," tambahnya.

Berdasarkan data tersebut, Pandu mengatakan ada potensi tren kasus Covid-19 di Jakarta akan kembali naik.

"Itu kita hitung dan kemungkinan yang sudah terinfeksi dan kemudian kembali ke Ibu Kota itu akan meningkatkan kasus yang sudah turun di Jakarta," kata Pandu.

"Karena di Jakarta ini diharapkan sudah turun setelah hari raya, itu akhirnya naik lagi."

"Karena naik lagi makannya kita anggap itu seperti gelombang kedua."

"Arus mudik balik itu potensial akan menaikkan kasus yang ada di Jakarta yang sebenarnya sudah berangsur turun," imbuh Pandu.

Pandu mengatakan apabila arus mudik terus terjadi hingga bulan pertengahan atau akhir bulan Juni, kenaikan kasusnya dapat mencapai di atas 100 ribu kasus.

"Besarnya enggak banyak tapi relatif tinggi," kata dia.

"Bisa di atas 100 ribu kalau kita teruskan."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
CoronaCovid-19JakartaEpidemiolog
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved