Virus Corona
Polda Metro Jaya Bongkar Akal-akalan Mudik Lebaran saat Corona: Seolah-olah Bus Tak Ada Penumpangnya
Polda Metro Jaya mengatakan langkah memutar balik para pemudik efektif mengurangi angka pemudik hingga 80 persen jika dibandingkan tahun 2019.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) dan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terbukti masih banyak masyarakat Indonesia yang nekat untuk mudik.
Namun dengan kebijakan memutar balik para pemudik, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan angka pemudik turun hingga 80 persen dibandingkan tahun 2019.
Dari sekian banyak pemudik yang dipaksa untuk putar balik, kepolisian menemukan beragam akal-akalan pemudik agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

• Viral Warga di Magetan Tembakkan Meriam Bambu untuk Cegat Pemudik, Pengendara sampai Putar Balik
Dikutip dari YouTube Kompastv, Senin (25/5/2020), awalnya Sambodo mengakui dirinya memang tidak bisa menjamin pemudik yang dipaksa putar balik akan kembali ke tempat asal.
Ia tak memungkiri adanya kemungkinan para pemudik tersebut mencari-cari jalan lain.
"Mereka mungkin bisa cari-cari jalan tikus, kembali ke tol," katanya.
Namun Sambodo menggunakan data pergerakan pemudik dari Jasa Marga yang mencatat dari dua titik yakni Pintu Tol Cikampek ke arah Cirebon dan Jawa Tengah dan Tol Kalihurip ke arah Purwakarta dan Bandung.
Berdasarkan data tersebut, Sambodo mengatakan jumlah pemudik turun sebanyak 80 persen dibandingkan tahun 2019.
"Terjadi penurunan sebanyak 80 persen jumlah volume pada hari lebaran ini dibandingkan dengan H-7 sampai dengan hari H di lebaran tahun 2019," papar Sambodo.
Sambodo menganggap penurunan sebesar 80 persen dapat dikatakan sebagai keberhasilan aparat meredam pemudik.
"Jadi turunnya 80 persen, jadi saya pikir ini salah satu bukti bahwa penyekatan yang dilakukan oleh kepolisian sebetulnya cukup berhasil juga untuk meredam animo masyarakat yang ingin mudik," sambungnya.
• Anies Minta Pemudik di Tengah Pandemik Covid-19 Tak Kembali ke Jakarta: Transisi Menuju Normal Baru
Akal-akalan Pemudik
Sambodo mengatakan selama pihak kepolisian melakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan aneka modus pemudik supaya dapat melewati pemeriksaan.
"Sebagaimana yang telah diungkapkan di berbagai media, banyak sekali mulai dari numpang truk seolah-olah truk itu mengangkut barang," kata Sambodo.
"Ada naik kendaraan yang sedang di-towing atau diderek."