Breaking News:

Virus Corona

Polda Metro Jaya Bongkar Akal-akalan Mudik Lebaran saat Corona: Seolah-olah Bus Tak Ada Penumpangnya

Polda Metro Jaya mengatakan langkah memutar balik para pemudik efektif mengurangi angka pemudik hingga 80 persen jika dibandingkan tahun 2019.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Kompastv
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam acara SAPA INDONESIA MALAM, Senin (25/5/2020). Sambodo menceritakan beragam modus yang digunakan pemudik agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas di lapangan. 

TRIBUNWOW.COM - Di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) dan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terbukti masih banyak masyarakat Indonesia yang nekat untuk mudik.

Namun dengan kebijakan memutar balik para pemudik, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan angka pemudik turun hingga 80 persen dibandingkan tahun 2019.

Dari sekian banyak pemudik yang dipaksa untuk putar balik, kepolisian menemukan beragam akal-akalan pemudik agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

Petugas gabungan memeriksa truk yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.
Petugas gabungan memeriksa truk yang akan melewati Tol Jakarta-Cikampek di Cek Point KM 31, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). H-1 Lebaran 2020 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah ke Bandung dan Cirebon tampak lengang akibat pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Viral Warga di Magetan Tembakkan Meriam Bambu untuk Cegat Pemudik, Pengendara sampai Putar Balik

Dikutip dari YouTube Kompastv, Senin (25/5/2020), awalnya Sambodo mengakui dirinya memang tidak bisa menjamin pemudik yang dipaksa putar balik akan kembali ke tempat asal.

Ia tak memungkiri adanya kemungkinan para pemudik tersebut mencari-cari jalan lain.

"Mereka mungkin bisa cari-cari jalan tikus, kembali ke tol," katanya.

Namun Sambodo menggunakan data pergerakan pemudik dari Jasa Marga yang mencatat dari dua titik yakni Pintu Tol Cikampek ke arah Cirebon dan Jawa Tengah dan Tol Kalihurip ke arah Purwakarta dan Bandung.

Berdasarkan data tersebut, Sambodo mengatakan jumlah pemudik turun sebanyak 80 persen dibandingkan tahun 2019.

"Terjadi penurunan sebanyak 80 persen jumlah volume pada hari lebaran ini dibandingkan dengan H-7 sampai dengan hari H di lebaran tahun 2019," papar Sambodo.

Sambodo menganggap penurunan sebesar 80 persen dapat dikatakan sebagai keberhasilan aparat meredam pemudik.

"Jadi turunnya 80 persen, jadi saya pikir ini salah satu bukti bahwa penyekatan yang dilakukan oleh kepolisian sebetulnya cukup berhasil juga untuk meredam animo masyarakat yang ingin mudik," sambungnya.

Anies Minta Pemudik di Tengah Pandemik Covid-19 Tak Kembali ke Jakarta: Transisi Menuju Normal Baru

Akal-akalan Pemudik

Sambodo mengatakan selama pihak kepolisian melakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan aneka modus pemudik supaya dapat melewati pemeriksaan.

"Sebagaimana yang telah diungkapkan di berbagai media, banyak sekali mulai dari numpang truk seolah-olah truk itu mengangkut barang," kata Sambodo.

"Ada naik kendaraan yang sedang di-towing atau diderek."

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19Polda Metro JayaLebaranPSBB
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved