Viral Medsos

Viral Petugas Minta Rp 3 Juta untuk Pemulasaraan Jenazah PDP, Direktur RSUD: Murni Salah Paham

Viral sebuah video yang memperlihatkan oknum petugas rumah sakit di Mojokerto, Jawa Timur meminta biaya pemulasaraan jenazah PDP Covid-19.

Wartakota/Nur Ichsan
Ilustrasi petugas pemulasaraan jenazah. Petugas pemakaman melakukan prosesi pemakaman jenazah positif Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Selasa (7/4/2020). Di unit ini petugas telah menyiapkan 20 liang lahat bagi pemakaman jenazah positif Covid-19. dari perkembangan kasus Covid-19 Indonesia per 7 April 2020, Terdapat 2738 Kasus, 221 meninggal, dan 204 sembuh. (Warta Kota/Nur Ichsan) 

TRIBUNWOW.COM - Viral sebuah video yang memperlihatkan oknum petugas rumah sakit di Mojokerto, Jawa Timur meminta biaya pemulasaraan jenazah PDP Covid-19.

Dalam video tersebut, diperlihatkan anggota keluarga pasien yang berdebat dengan petugas perihal tagihan sebesar Rp 3 juta tersebut.

Dikabarkan petugas kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo tersebut menyatakan bila uang tidak diberikan, maka jenazah tidak bisa dimakamkan.

Ilustrasi pemulasaraan jenazah. Sejumlah petugas memakamkan jenazah pasien positif Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan menggunakan alat berat di TPU Keputih, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2020). Dari data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya per Jumat (17/4) pukul 04.00 WIB, pasien positif terpapar Covid-19 sebanyak 246 orang dengan korban meninggal sebanyak 24 orang dan pasien sembuh sebanyak 43 orang.
Ilustrasi pemulasaraan jenazah. Sejumlah petugas memakamkan jenazah pasien positif Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan menggunakan alat berat di TPU Keputih, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2020). Dari data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya per Jumat (17/4) pukul 04.00 WIB, pasien positif terpapar Covid-19 sebanyak 246 orang dengan korban meninggal sebanyak 24 orang dan pasien sembuh sebanyak 43 orang. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

 

Kronologi 15 Warga Sidoarjo Positif Covid-19, Nekat Buka Plastik dan Mandikan Jenazah Terinfeksi

Dikutip TribunWow.com dari Surya.co.id, Jumat (22/5/2020), dalam video berdurasi 4.10 menit tersebut, seorang pria yang merupakan keluarga dari almarhum pasien terduga Covid-19 meluapkan amarahnya.

Ia meminta bukti kuitansi pembayaran kepada oknum petugas yang akan memulasara jenazah pasien tersebut.

"Ini pasien dinyatakan PDP bukan dari keluarga tapi dinyatakan oleh pihak rumah sakit, dinas kesehatan oleh petugas medis, kalau jenazah biasa kita yang bayar ambulance tidak apa-apa mau Rp200 ribu atau Rp 300 ribu kami siap," ujar pria berbaju oranye tersebut.

Perdebatan berlangsung panjang, hingga akhirnya petugas menulis pada buku keterangan dan mengambil uang tunai pembayaran di atas meja.

Kemudian petugas memberikan kuitansi tanpa materai yang memperlihatkan rincian biaya untuk peti mati, kantong jenazah dan pemakaman sebesar Rp 3 juta.

"Kita sudah terkena beban sosial di rumah, jangan menyusahkan orang susah mas, rumah sakit dr Wahidin Sudiro Husodo, bu wali kota tolong diperhatikan," tutur pria tersebut.

Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved