Virus Corona
Tertunduk Ungkit Dokter yang Tewas karena Corona, Ngabalin Menahan Tangis: Terimakasih Luar Biasa
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin tampak terbata-bata mengungkit banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Dokter, temen-temen perawat, mereka yang berjibaku di seluruh sistem kesehatan saat ini itu tentu kami, we are human ya, kami adalah manusia juga," ujar Andi.
Andi menuturkan, potensi kelelahan itu wajar dialami tenaga medis.
Meski demikian, Andi menjelaskan bahwa tenaga medis itu sebelumnya sudah dibekali dengan pendidikan mental dan jasmani yang kuat.
• Santer Indonesia Terserah, IDI Sindir Aturan Pemerintah yang Gonta-ganti: Beban Makin Besar
"Jadi pada satu sisi mungkin ada potensi pasti kelelahan, potensi burn out kan hal-hal semacam itu bisa terjadi," paparnya.
"Nah tapi basic-nya temen-temen tenaga kesehatan waktu selama pendidikan sudah ditempa keras itu, jadi ya kadang kami perlu pelampiasan sedikit gitu ya," katanya.
Andi menegaskan, kekesalan itu tetap ada namun bukan berarti kemudian mereka akan menyerah begitu saja.
"Kayak ah gue kesel nih jadi gue menulis abis itu tetep lagi jalan pelayanannya, pengabdiannya jalan lagi."
"Enggak karena tagar terus kemudian berhenti bahwa ada kelelahan, ada rasa kesal itu human," ujarnya. (TribunWow.com)