Terkini Daerah
Kronologi Lengkap Anggota TNI AD Tewas Dibacok Menantunya, Kini Dimakamkan secara Militer
Anggota TNI AD yang tewas dibacok menantu keponakannya sendiri dimakamkan secara militer di TPU Gunung Pandau, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Anggota TNI AD yang tewas dibacok menantu keponakannya sendiri dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (PU) Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Terungkap kronologi lengkap Sertu Aliansyah dan keponakannya Rusdiana (35), akhirnya tewas setelah dibacok mengenai dada hingga menembus paru-paru.
Pelaku pembunuhan Sertu Aliansyah dan Rusdiana adalah Rusdi (39), suami Rusdiana.
• Berkaca pada Kebangkitan Nasional, Franz Magnis Suseno: Solidaritas dan Tertib, Kita Atasi Covid-19
Saat kejadian, Sertu Aliansyah berusaha melerai pelaku yang menganiaya istrinya yang merupakan keponakan Aliansyah.
Insiden tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
Kedua korban tewas setelah terkena sabetan senjata tajam milik Rusdi.
Sejumlah luka pun dialami oleh Rusdiana terutama pada bagian dada.
"Lukanya di dada. Mungkin tusukan, karena lukanya cukup dalam dan terus mengeluarkan darah," ucap Ketua RT 9, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Arma.

• PSBB Virus Corona di Kota Tegal Ditutup karena Berhasil, Wawali Tegal: Tak Ada Pesta Kembang Api
Pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Paringin usai terjadi insiden berdarah tersebut.
Insiden keributan itu berawal dari pertengkaran rumah tangga yang terjadi antara pelaku dan Rusdiana, istrinya.
Pelaku diduga terbakar cemburu hingga nekat menganiaya istrinya sendiri Rusdi hingga tewas.
Bahkan, sang paman yang merupakan anggota TNI turut menjadi korban.
Awalnya, pasangan suami istri ini sempat cekcok mulut.
Akhirnya berujung penyerangan yang dilakukan pelaku terhadap istri.
Bahkan, menurut cerita anak korban keributan itu terjadi sejak waktu sahur.
"Cerita dari anaknya, perkelahian sudah sejak sahur hingga pagi. Awalnya Rusdi menuduh korban berselingkuh dan ia cemburu," kata Arma mengutip Banjarmasinpost.co.id, Kamis (21/5/2020).