Breaking News:

Indonesia Terserah

Viral Tagar 'Indonesia Terserah', Dokter Ungkap Kelelahan Tenaga Medis: Kami Perlu Pelampiasan

Chairman Junior Doctor Network Indonesia, Andi Khomaeni buka suara terkait viral ungkapan para medis soal 'Indonesia Terserah'.

Channel YouTube lifestyleOne
Kolase kerumunan di Soetta (kiri) dan Chairman Junior Doctor Network Indonesia, Andi Khomaeni (kanan) dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tv One pada Senin (18/5/2020). Andi Khomaeni buka suara terkait viral ungkapan para medis soal 'Indonesia Terserah'. 

TRIBUNWOW.COM - Chairman Junior Doctor Network Indonesia, Andi Khomaeni buka suara terkait viral ungkapan para medis soal 'Indonesia Terserah'.

Kata-kata tersebut viral setelah banyaknya pelanggaran aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Satu di antaranya adalah penumpukan calon penumpang di bandara Soekarno-Hatta beberapa hari lalu.

Antrean penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020) pagi (kiri) dan kerumunan massa dalam seremoni penutupan McD Sarinah, Minggu (10/5/2020) malam.
Antrean penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020) pagi (kiri) dan kerumunan massa dalam seremoni penutupan McD Sarinah, Minggu (10/5/2020) malam. (Kolase (Isimewa/tribunnews) dan (KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo))

Ramai Tagar Indonesia Terserah, Dokter Sindir Pemudik: Dianjurkan Mudik Online Malah Mudik Offline

Hal itu diungkapkan Andi Khomaeni di acara Apa Kabar Indonesia Pagi tv One pada Senin (18/5/2020).

Andi Khomaeni menegaskan bahwa tenaga medis juga manusia yang bisa merasakan kelelahan.

"Jadi gini, yang harus kita paham temen-temen tenaga medis itu juga manusia."

"Dokter, temen-temen perawat, mereka yang berjibaku di seluruh sistem kesehatan saat ini itu tentu kami, we are human ya, kami adalah manusia juga," ujar Andi.

Andi menuturkan, potensi kelelahan itu wajar dialami tenaga medis.

Meski demikian, Andi menjelaskan bahwa tenaga medis itu sebelumnya sudah dibekali dengan pendidikan mental dan jasmani yang kuat.

Santer Indonesia Terserah, IDI Sindir Aturan Pemerintah yang Gonta-ganti: Beban Makin Besar

"Jadi pada satu sisi mungkin ada potensi pasti kelelahan, potensi burn out kan hal-hal semacam itu bisa terjadi," paparnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved