Virus Corona
Di ILC, Ridwan Saidi Yakini Masyarakat Bosan soal Pembahasan Corona: Piala Dunia Saja Dua Bulan
Budayawan Ridwan Saidi mengaku bahwa dirinya merasakan kebosanan dengan imbauan terkait Virus Corona.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Lailatun Niqmah
Pekerja seni itu juga mengaku telah mengubah budaya mudiknya untuk tidak pulang ke kampung halamannya di Jember dengan tetap bertahan di Tangerang.
"Saya enggak setuju, yang enggak bisa diubah itu alam, kalau budaya itu (bisa)," ujar Sudjiwo Tedjo.
"Termasuk kebiasaan pulang, saya setuju kata Pak Anies tadi, apa salahnya kita sekarang tidak pulang dulu," jelasnya.
Namun menurut Sudjiwo Tedjo, masyarakat akan dapat mengubah budaya jika memang mempunyai kesadaran dari dirinya pribadi masing-masing.
Ketika tidak disadari maka jelas mereka akan tetap melakukan berbagai upaya untuk tetap melaksanakan budayanya atau kebiasaannya.
• Tegaskan Tak akan Longgarkan PSBB, Anies Baswedan Imbau Pemerintah Introspeksi Diri: Harus Konsisten
"Kalau pulang itu menjadi adat, saya yakin adat bisa diubah, asal disadari," terang Sudjiwo Tedjo.
"Bagaimana kita mengubah kebiasaan, kalau kebiasaan itu tidak disadari, imbuhnya.
Lebih lanjut, penulis buku Tuhan Maha Asyik itu mencontohkan dengan kebiasaan sehari-hari.
Dirinya mengatakan baru berhasil mengubah cara mengosok gigi yang benar pada usia sekitar 50 tahunan.
Sedangkan sebelum-sebelumnya Sudjiwo tetap menggosok gigi dengan cara yang kurang benar.
Namun karena menyadari bahwa gosok gigi yang ia lakukan salah, maka kebiasaan yang sudah tertanam lama itu dapat diubah.

"Jadi, saya umur 57 tahun sekarang itu baru gosok gigi secara bener baru 7 tahun yang lalu," ungkapnya.
"Karena saya enggak sadar bahwa salah. Nah setelah sadar, 'Oh bisa diubah'," jelasnya.
• Pasar Kembali Penuh meski PSBB, Jokowi Sebut Tak Permasalahkan, Mulai Berdamai dengan Corona?
Sudjiwo Tedjo lantas menyamakan hal itu seperti kondisi yang terjadi saat ini.
Menurutnya, mengubah budaya untuk tidak dulu mudik jauh lebih baik.
Ia juga menegaskan bahwa budaya sungkem juga bisa dilakukan dengan banyak cara, tidak harus bertemu secara fisik.
"Sungkem itu artinya apa sih takzim kan, intinya kalau disadari di dalam ketika keadaan semacam ini kan bisa digantikan enggak harus physical sungkem," pungkasnya.
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)