Virus Corona
Di ILC, Ridwan Saidi Yakini Masyarakat Bosan soal Pembahasan Corona: Piala Dunia Saja Dua Bulan
Budayawan Ridwan Saidi mengaku bahwa dirinya merasakan kebosanan dengan imbauan terkait Virus Corona.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Lailatun Niqmah
"Yang paling lama adalah G30S sampai dini hari masih jadi isu," ungkapnya.
Dirinya juga menyinggung tentang gelaran pentas sepak bola terakbar di dunia, yakni Piala Dunia.
Dikatakannya, Piala Dunia tidak akan dibahas sampai dua bulan lebih, karena pastinya akan menimbulkan rasa bosan.
"Tetapi yang lain-lain, Piala Dunia saja dua bulan," katanya.
"Satu bulan pertandingannya, setelah itu orang ngobrol paling lama setelah itu tentang final Piala Dunia," sambungnya.
Maka dari Ridwan Saidi berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah penyebaran Virus Corona tersebut.
Supaya tidak ada lagi kebosanan yang ditunjukkan oleh masyarakat.
"Oleh karena itu harus pertimbangankan juga di dalam berkomunikasi faktor kebosanan," pungkasnya.
• Anies Baswedan Tunjukkan Data di ILC, Tingkat Kesadaran Warga Jakarta Tertinggi, Ungguli Jawa Barat
Simak videonya mulai menit ke- 17.34
Setuju dengan Anies, Sudjiwo Tedjo: Budaya Bisa Diubah
Sementara itu dalam acara tersebut, budayawan Sudjiwo Tedjo mendukung penuh kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait larangan tegas untuk tidak mudik.
Anies Baswedan sebelumnya meminta seluruh warga Jakarta untuk menunda mudik di tengah pandemi Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, Sudjiwo Tedjo mengakui bahwa mudik memang sudah menjadi budaya yang melekat pada masyarakat Indonesia.
• Di ILC, Ali Ngabalin Jawab soal Pemerintah Disebut Tak Konsisten Hadapi Corona: Dunia Kalang Kabut
Meski begitu, Sudjiwo Tedjo menyebut bahwa apa yang disebut sebagai budaya masih bisa untuk diubah.
Dengan begitu, artinya budaya mudik yang selalu dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran juga bisa diubah.