Virus Corona
PSBB akan Dilonggarkan, IDI Beri Contoh Penutupan McDonalds Sarinah: Monggo Saja Kalau Sudah Puncak
Zubairi Djoerban menanggapi wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan segera dilonggarkan.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Menurut Zubairi, PSBB sudah mulai dapat dilonggarkan saat puncak kurva pandemi dilewati.
"Jadi monggo saja dikendorkan kalau peak (puncak) sudah kita lewati," kata Zubairi.
Ia menyebutkan ada beberapa kriteria yang dapat menjadi penilaian kurva pertumbuhan kasus sudah mulai melandai.
"Artinya peningkatan jumlah status yang positif sudah mulai berkurang dan kurvanya melandai, dan angka kematian turun drastis," jelas dia.
Zubairi berpendapat saat ini Indonesia bahkan belum mencapai puncak kasus.
"Kalau mengenai kenaikan jumlah status agak sulit dinilai, karena para ahli sudah mempunyai lebih dari 90 ribu kasus," ungkap dia.
"Sekarang yang terdeteksi belum ada 20 ribu," jelas Zubairi.
• Moeldoko Ungkap Maksud Jokowi Minta Hati-hati Longgarkan PSBB: Itu Bukan untuk Publik
Lihat videonya mulai menit 6:00
Ahli Epidemiologi Singgung Idul Fitri Segera Tiba
Ahli Epidemiologi Pandu Riono membahas hari Idul Fitri yang akan segera tiba di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Seperti diketahui, sejumlah daerah menerapkan PSBB demi mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Selain itu ada pula larangan mudik yang umumnya dilakukan masyarakat dalam rangka menyambut Idul Fitri demi mencegah penyebaran antardaerah.
• Sopir Travel Cerita Selundupkan Pemudik Nekat saat PSBB: Antara Mati di Jakarta atau Mati di Kampung
Dikutip TribunWow.com, awalnya Pandu Riono menilai PSBB belum siap dilonggarkan pada bulan Juni.