Virus Corona
Bupati Boltim Kritik Pedas Menteri Jokowi soal Bansos, Karni Ilyas: Sampai Ngamuk Segala Macam?
Ucapan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Salim yang sempat menuai kontroversi membuat presenter sekaligus jurnalis senior Karni Ilyas bertanya.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Sebenarnya saya sejak 15 Februari saya sudah tahu bahwa akan ada persoalan besar Bang Karni yang akan kita hadapi secara nasional dan tentunya dampaknya ke Bolaang Mongondow Timur," ujar Sehan.
Sehingga ia sempat memperingatkan jajarannya untuk hati-hati dalam pengganaan anggaran.
"Karena bulan saya Februari sudah memperingatkan Sekretaris Daerah saya untuk penggunaan daerah DAU itu hati-hati."
"Dia sempat tanya di rapat kecil, ada apa? Saya bilang situasi negara kita itu kelihatan saya tidak yakin, DAU kita akan terpenuhi sebagaimana asumsi," jelasnya.
Kemudian, Sehan menegaskan bahwa dugaanya semakin terbukti ketika Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi terjangkit Virus Corona,
Dugaan Virus Corona akan meluas ke mana-mana benar-benar terjadi.
"Ternyata benar itu Bang Karni, Februari (Maret) yang terkenan dampak positif itu baru 7 termasuk Menteri Perhubungan, saya tahu akan meluas kemana-mana, feeling saya karena saya sudah 38 tahun di dunia politik, naluri saya itu jalan begitu," ungkapnya.
• Sebut Pemerintah Pusat Jadi Oposisi Anies, Geisz Chalifah di ILC: Ini Hadapi Covid atau Pilpres?
Pada minggu ke-3 Maret, Sehan mengaku langsung menginstrusikan seluruh jajarannya untuk mempersiapkan segalanya.
Mulai dari kebijakan untuk mencegah penyebaran Virus Corona hingga skema bantuan.
"Alhamdulillah setelah pada minggu ke-3 Maret, itu Pemerintah Pusat lewat Pemerintah Provinsi menginstrisikan, agar seluruh daerah mempersiapkan dan waktu itu dimintakan untuk mengeluarkan sebagai daerah siaga," ucap dia. (TribunBogor, TribunWow.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ditanya Karni Ilyas Kenapa Ngamuk hingga Sebut Menteri Bodoh, Bupati Boltim Ungkap Alasannya