Breaking News:

Virus Corona

Bupati Boltim Kritik Pedas Menteri Jokowi soal Bansos, Karni Ilyas: Sampai Ngamuk Segala Macam?

Ucapan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Salim yang sempat menuai kontroversi membuat presenter sekaligus jurnalis senior Karni Ilyas bertanya.

Channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim kini tengah menjadi pembicaraan publik. 

Yakni ketika Sehan Salim mendengar langsung soal alasan kenapa warganya tak mendapat bantuan.

Rupanya, hal tersebut disebabkan karena aturan dari Menteri.

"Nah yang kejadian hari kedua Ramadhan, itu ada anggota DPR yang mengawasi, saya tanya 'kenapa itu enggak bisa dapat (bantuan)?'. (Jawabannya) 'Memang aturannya.' Di situlah, saking semangat, saya akhirnya bilang 'ini aturan bodoh, yang bikinnya'. Karena yang tahu itu saya," ujar Sehan Salim.

Di ILC, Ali Ngabalin Minta Pendukung Anies Baswedan Move On: Jangan Jadikan Corona sebagai Panggung

Berkaca pada hal tersebut, Sehan Salim pun mengurai harapannya kepada Menteri.

Bahwa jika ingin membuat aturan atau kebijakan, sebaiknya berdiskusi dulu dengan para kepala daerah.

"Saya berharap kepada teman-teman menteri, kalau membuat aturan, coba dialog dengan kita. Saya turun langsung dengan penduduk saya," pinta Sehan Salim.

Berikut videonya :

Akui Sebagai Bupati yang Aneh

Pada kesempatan yang sama, Sehan mengaku dirinya bupati yang aneh.

Sebelumnya, Sehan Salim secara khusus memberikan sapaannya pada Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

"Baik Pak Karni yang saya hormati, menteri dan saya lihat juga ada sahabat saya, Pak Ali Ngabalin sebagai Juru Bicara Kepresidenan, Assalamualaikum Bang Ali," ujar Sehan.

Lalu, Sehan menyapa Bupati Lumajang, Thoriqul Haq yang diketahui sempat berseteru dengannya terkait ucapan tak pantas pada menteri.

"Dan terutama Adinda saya, Adinca Cak Thoriq, Adinda saya Bupati Lumajang yang Alhamdullilah yang malam ini kita dipertemukan walaupun hanya lewat layar, Alhamdulillah atas rahmat Allah," ungkapnya.

Terkait permasalahan bansos dengan Pemerintah Pusat, Sehan awalnya mengaku dirinya memang seorang bupati yang aneh.

Bahas Corona di ILC, Geisz Chalifah Ngaku Kangen pada Sosok Soeharto: Semua Menteri Sama Suaranya

"Bang Karni ada tiga hal mungkin, yang pertama kebijakan Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur, jadi begini, saya kemungkinan bupati yang agak rada-rada aneh," ucapnya.

Lalu, Sehan menjelaskan bahwa sejak Februari sebenarnya ia sudah merasa akan ada sesuatu bencana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Tags:
Bolaang MongondowBantuan Sosial (Bansos)JokowiVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved