Breaking News:

Terkini Nasional

Refly Harun Ungkap Kekhawatiran Sistem Pemerintah ke Depan: Menuju Jurang Otoritarianisme

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan kekhawatiran pada sistem pemerintahan ke depannya. Yakni mengarah ke jurang otoritarianisme.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan kekhawatiran pada sistem pemerintahan ke depannya. Yakni mengarah ke jurang otoritarianisme. 

Ia mengaku menulis sebuah kritikan terhadap pemerintahan sebelum diserang buzzer.

"Saya pernah nge-tweet baru-baru ini, padahal tweet-nya biasa aja 'Seorang intelektual itu adalah orang yang mengkritik pemerintah. Kalau dia mengkritik pengkritik pemerintah namanya buzzer atau fans klub'," kata dia.

"Wah rupanya diserang habis-habisan saya sama para buzzer dan fans klub."

Lebih lanjut, Refly bahkan menyebut banyak buzzer yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik.

Refly bahkan mengatakan ada sejumlah buzzer yang sampai menelisik latar belakangnya untuk kembali menyerang balik.

"Dan celakanya buzzer dan fans klub itu bukan orang biasa, orang intelek juga," terang Refly.

"Bahkan membuat artikel panjang tentang saya dan saya tidak balas, saya biarkan saja."

"Menggugat soal sekolah lah, soal apalah, macam-macam dan lain sebagainya," sambungnya.

Tak hanya itu, Refly menyebut dirinya sempat kembali akan melayangkan kritik untuk pemerintah melalui akun Twitter.

Namun, ia akhirnya mengurungkan niatnya karena khawatir akan menimbulkan masalah baru.

"Ini yang sebenarnya memperihatinkan, saya mau bikin tweet yang baru sebenarnya," terang Refly.

"Tapi akhirnya saya tidak bikin daripada menimbulkan polemik yang enggak karu-karuan."

 Maju Mundur Aturan Transportasi, Refly Harun Sebut Kemenhub Tidak Tunduk di Bawah Koordinasi BNPB

Lantas, Refly membeberkan cuitan yang bakal ia tulis di akun Twitter.

Ia mengandaikan diri sebagai penguasa yang tak akan mengandalkan buzzer jika banyak pihak yang mengkritik.

Halaman
1234
Tags:
Refly HarunPemerintahKritik
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved