Virus Corona

Pesawat Komersil Kembali Beroperasi, Calon Penumpang di Bandara Soetta Jalani 7 Prosedur Ketat

PT Angkasa Pura II memberlakukan pengecekan ketat kepada setiap penumpang yang akan menaiki pesawat.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang mulai ramai penumpang. 

TRIBUNWOW.COM - Para calon penumpang pesawat komersil di Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Tangerang diminta untuk datang tiga jam sebelum keberangkatan.

Hal ini menyusul sejumlah prosedur ketat yang harus dijalani oleh penumpang.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Director of Operations and Services PT Angkasa Pura II (Persero) Muhamad Wasid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/5/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Jokowi Larang Mudik, Pesawat Komersil Tak Layani Penerbangan Mulai 24 April Hingga 1 Juni 2020

Hari Ini Kamis 7 Mei 2020, Pemerintah Izinkan Pesawat, Kereta, Kapal Laut dan Bus Kembali Beroperasi

Wasid mengatakan, sebelum menaiki pesawat, para penumpang akan dipastikan memiliki kelengkapan dan syarat yang tertera dalam surat edaran Nomor 4 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Surat Edaran dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Bukan hanya diminta datang tiga jam lebih awal, Wasid menyebut para calon penumpang juga akan menjalani tujuh prosedur sebelum terbang menggunakan pesawat komersil.

Pertama, titik layanan keberangkatan hanya terdapat di 2 titik yaitu di Terminal 2 – Gate 4 dan Terminal 3 – Gate 3.

Di setiap titik terdapat Posko Pengendalian Percepatan Penanganan Covid-19 yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kedua, di posko tersebut calon penumpang harus menunjukkan berkas kelengkapan perjalanan seperti tiket penerbangan, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan, dan berkas lain yang wajib dipenuhi sesuai SE No. 4/2020.

Ketiga, masih di posko yang sama calon penumpang pesawat wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card/HAC) dan formulir penyelidikan epidemiologi yang diberikan personel KKP.

Bukan untuk Mudik, Achmad Yurianto Ungkap Alasan Transportasi Umum Jalan Lagi, Termasuk Angkut Nakes

Soal Transportasi Kembali Beroperasi, Ahli Epidemiologi: Kita Masih Berurusan dengan Tingginya Angka

Keempat, jika seluruh berkas lengkap dan HAC serta formulir epidemiologi sudah diisi, selanjutnya calon penumpang menuju ke meja pemeriksaan kedua.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved