Terkini Nasional
Usul ke Jokowi untuk Potong Pendapatan ASN Gol III Sebanyak 50 Persen, Ini Alasan Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo dengan tegas mengusulkan kepada pemerintah pusat agar memotong 50 persen pendapatan aparatur sipil negara (ASN).
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Ananda Putri Octaviani
Lebih lanjut, Ganjar tampaknya tidak begitu yakin bahwa tahun depan ekonomi akan pulih.
Melihat perkembangan saat ini, menurutnya ekonomi negara tahun depan masih abu-abu.
Ia menyampaikan perlunya pemotongan tersebut agar bisa menunjukan sensitifitas dan menyelamatkan masyarakat.
"Seluruh pegawai kita minimal gradenya yang di atas, para pejabatnya dipotong 50% pendapatannya," tenganya.
"Tahun depan gambarannya masih buram, ekonomi kita masih buram. Maka kalau bisa dipotong minimum 50 persen, akan bisa menunjukkan sensitifitas dan anggarannya bisa dialokasikan untuk me-rescue masyarakat kecil," tambahnya.
Untuk ASN golongan I atau II tentu perlu dipertimbangkan.
Namun, bagi ASN golongan III atau pejabat atas memang sangat perlu dilakukan untuk menyelamatkan mental dan perekonomian bangsa di tengah krisis.
"Kecuali mereka yang pada level golongan I, golongan II itu jangan," ujar Ganjar
"Tapi yang saya kira yang III ke atas apalagi yang sudah menempati jabatan-jabatan penting perlu dipertimbangkan itu."
"Agar kita secara nasional aware dengan persoalan ini," tegasnya.
• Gamblang Sebut Pemerintah Pelit saat Atasi Corona, Rocky Gerung: Brankasnya Habis untuk Transfer
Simak video selengkapnya:
Jokowi Minta Pekerja Dirumahkan dan Korban PHK Drioritaskan
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengintruksikan agar program Kartu Prakerja diutamakan bagi masyarakat yang dirumahkan atau korban putus hubungan kerja (PHK).
Hal ini disampaikannya pada rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Dalam rapat tersebut, dibahas mengenai dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan di Indonesia.
• Refly Harun Blak-blakan Curigai Ada Kongkalikong dalam Kartu Prakerja: Saya Katakan Berkali-kali