Breaking News:

Virus Corona

Tak Ada Pemasukan di Tengah Pandemi, Kebun Binatang Bandung Terancam Potong Rusa untuk Pakan Harimau

Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazooga), Jawa Barat, kesulitan memberi makan satwa akibat pandemi Virus Corona.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
Kompas.com/Agie Permadi
Dua ekor jerapah yang bernama Kemal (2) dan Tania (2,7) tengah berjalan di area zona Afrika di Bazooga atau Kebun Binatang Bandung. 

TRIBUNWOW.COM - Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazooga), Jawa Barat, kesulitan memberi makan satwa akibat pandemi Virus Corona.

Pihak kebun binatang telah melakukan efisiensi biaya dengan mengurangi jatah pakan para satwa.

Pihak manajemen menerangkan bahwa sistem ini akan dapat bertahan selama 4 bulan.

100 Karyawan Pabrik Sampoerna di Surabaya Positif Corona Hasil Rapid Test, 500 Pegawai Diliburkan

Namun bila pandemi terus berlangsung melebihi tenggat waktu tersebut, pihak manajemen menyatakan telah mempersiapkan skenario terburuk.

Salah satunya adalah memotong rusa yang ada di kebun binatang tersebut untuk memberi makan harimau penghuni Bazooga.

Dilansir Kompas.com, Kamis (30/4/2020), Marketing Komunikasi Bazooga, Sulhan Syafi'i menyatakan bahwa pihak kebun bintang telah melakukan penghematan agar terus bertahan.

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah memaksa pihak kebun binatang untuk melakukan penutupan bagi pengunjung sejak Sabtu (21/3/2020).

Penutupan tersebut awalnya akan berakhir pada Sabtu (4/4/2020), namun akhirnya diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan.

Karena tidak adanya pendapatan yang masuk, pihak manajemen mulai merasa kesulitan untuk memberi makan satwanya.

"Karena kita enggak tahu pandemi ini sampai kapan, jadi kita lakukan efisiensi di banyak hal, misalnya pakan satwa kita efisienkan," jelas Sulhan saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Ahli Ungkap Alasan Covid-19 Jadi Penyamar Ulung dan Penyakit Seribu Wajah: Dulu Dibilang Mirip Flu

Dengan melakukan efisiensi, Sulhan menyebutkan bahwa pakan satwa diprediksi masih akan tersedia hingga 4 bulan ke depan.

Namun bila lebih dari itu, pihaknya mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah.

Bila tidak, pihaknya terpaksa akan mengorbankan sejumlah satwa untuk menyelamatkan satwa lainnya agar tetap hidup.

"Kalau pemerintah tidak membantu, ya kita potong lah rusa untuk satwa harimau Sumatera kita. Kan, tinggal dipilih mana yang harus diprioritaskan untuk diselamatkan," kata Sulhan.

"Seperti kapal karam saja, yang enggak penting kita buang dulu untuk menyelamatkan kapal," imbuhnya.

Halaman
12
Tags:
RusaHarimauKebun BinatangBandung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved