Virus Corona
Reaksi Mensos Juliari Batubara soal Dana Bansos di Depok Dipotong Ketua RT: Kalau Ini Sih Kelewatan
Pemotongan dana bantuan sosial (bansos) di Depok, Jawa Barat menjadi sorotan publik, ini kata mensos.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Pemotongan dana bantuan sosial (bansos) di Depok, Jawa Barat menjadi sorotan.
Mengetahui hal tersebut, Menteri Sosial Jualiari Baturaba menyebut oknum RT yang melakukan pemotongan itu sudah kelewatan.
Diketahui, ada seorang oknum kepala RT yang hanya memberikan Rp 225.000 kepada para warganya, padahal mereka mendapat jatah Rp 250.000.
• Kisruh Pemberian Bansos PSBB: Dana Bantuan Disunat, Tak Tepat Sasaran, hingga Dikembalikan Warga
• Viral 2 Dokter di Wuhan yang Positif Virus Corona Kulitnya Berubah Jadi Hitam, In Penyebabnya
Sedangkan, Rp 25.000 lainnya dipotong per Kepala Keluarga yang dilakukan oleh oknum Ketua RT.
Selain itu tak sedikit juga warga yang hanya mendapatkan separuh dari total uang bansos tersebut.
Juliari Batubara menyayangkan kejadian yang terjadi, yakni pemotongan dan bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19 ini.
"Kalo ini sih memang Ketua RT nya yang kelewatan," ucap Menteri Sosial saat dihubungi oleh Tribunnews.com menanggapi ulah oknum ketua RT di Depok, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020).
• Puji Prabowo di ILC, Rizal Ramli: Dia Diam-diam Menghemat Uang Negara Sekitar Rp 50 Triliun
• Kisah Pemudik di Klaten Isolasi Diri di Bantaran Sungai Sambil Bersihkan Sampah yang Terbawa Arus
Selain itu, Mensos Juliari Batubara juga berharap agar Lurah setempat turut menindak hal tersebut.
"Lurah setempat harus minta Ketua RT tersebut menggantikan uang yang bukan haknya," ucap Mensos.
Menurutnya hal tersebut penting dilakukan agar ke depannya tidak ada lagi oknum yang melakukan pemotongan dana sosial.
(Tribunnews.com/Mafani Fidesya Hutauruk)