Breaking News:

Virus Corona

Negara yang Dipimpin oleh Perempuan Dinilai Punya Respons Lebih Baik soal Wabah Virus Corona

Selandia Baru, Jerman, Taiwan, dan Norwegia punya dua kesamaan. Di keempat negara ini angka kematian akibat Covid-19 relatif rendah.

Editor: Ananda Putri Octaviani
BBC Indonesia
Para pemimpin perempuan dunia (dari kiri atas ke kanan bawah: PM Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, PM Norwegia Erna Solberg, Kanselir Jerman Angela Merkel, PM Islandia Katrin Jakobsdottir). 

TRIBUNWOW.COM - Selandia Baru, Jerman, Taiwan, dan Norwegia punya dua kesamaan.

Di keempat negara ini angka kematian akibat Covid-19 relatif rendah.

Kemudian keempatnya dipimpin oleh perempuan.

ILUSTRASI Virus Corona/Covid-19
ILUSTRASI Virus Corona/Covid-19 (TribunVideo/Radifan Setiawan)

Para perempuan tersebut mendapat pujian dari media atas sikap mereka, serta kebijakan yang mereka tempuh dalam menghadapi krisis kesehatan global.

Sebuah artikel majalah Forbes menyebut mereka sebagai "contoh kepemimpinan sejati".

"Kaum perempuan maju dan menunjukkan kepada dunia bagaimana menangani ketidakberesan untuk keluarga manusia," tulis Forbes.

Para komentator menggarisbawahi fakta bahwa pemimpin-pemimpin negara yang lolos tes Covid-19 berjenis kelamin perempuan—meski di dunia ini hanya 7% dari pemimpin negara yang perempuan.

Lantas mengapa pemimpin perempuan tampak sukses memerangi pandemi Virus Corona?

Cerita Wanita Relawan Sopir Ambulans untuk Virus Corona, 12 Jam Kenakan APD Keliling Jabodetabek

Tanggapan dini

Perdana Menteri Islandia, Katrín Jakobsdóttir, memutuskan untuk menempuh pengujian berskala besar.

Meski penduduknya hanya 360.000 jiwa, Islandia tidak santai-santai. Kebijakan menghadapi Covid-19—seperti larangan berkumpul 20 orang atau lebih—ditempuh pada akhir Januari, sebelum ada kasus positif pertama di negara tersebut.

Hingga 20 April, sebanyak sembilan orang meninggal di Islandia akibat Covid-19.

Kemudian di Taiwan, yang secara resmi merupakan bagian dari China, Presiden Tsai Ing-wen membentuk pusat pengendalian epidemi serta memerintahkan untuk melacak dan menghambat penyebaran virus.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (Akira Kodaka)

Taiwan juga meningkatkan produksi alat pelindung diri (APD), seperti masker wajah.

Sejauh ini, Taiwan mencatat enam orang meninggal dunia di antara 24 juta jiwa penduduk.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Tags:
iKONB.I iKONKorea SelatanAsian Games 2018
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved