Breaking News:

Terkini Nasional

Curiga Ruang Guru Aji Mumpung, Refly Harun Minta Belva Mundur dari Stafsus: Tak Perlu Tanya Presiden

Refly Harun menjelaskan bagaimana Belva harus mengambil satu pilihan, antara Stafsus, atau Ruang Guru.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Kolase (Instagram/@reflyharun, (Instagram/@belvadevara)
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun (kiri), dan Stafsus Milennial Presiden sekaligus CEO Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (kanan). 

Sebelumnya, Belva telah menjawab perihal keterlibatan Skill Academy by Ruang Guru, yang menjadi satu di antara mitra program Kartu Pra Kerja.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (16/4/2020), Belva menjawab tudingan tersebut melalui akun media sosial Twitter miliknya, @AdamasBelva, Rabu (15/4/2020).

Belva mengatakan tidak ada aturan yang dilanggar olehnya.

Ia bahkan tegas menyatakan siap untuk mundur dari jabatan Stafsus.

"Walau tidak ada yang dilanggar secara hukum, sebenarnya demi menghindari persepsi atau asumsi, saya siap dan sudah menawarkan untuk mundur," tulis Belva.

Adamas Belva Syah Devara
Adamas Belva Syah Devara (Instagram @belvadevara)

Melalui cuitannya itu, Belva menegaskan bahwa tidak sama sekali tidak ikut dalam proses pengambilan keputusan apapun di program Kartu Prakerja.

Belva juga telah berdiskusi dengan pihak Istana apakah ada konflik kepentingan dengan ditunjuknya Skill Academy sebagai mitra program Kartu Prakerja itu.

"Jika ada, tentu saya siap mundur dari stafsus saat ini juga. Saya tidak mau menyalahi aturan apapun," cuitnya.

Sebelum menjabat sebagai Stafsus, Belva bercerita dirinya telah berdiskusi dengan pihak Istana apakah ia perlu melepas jabatan sebagai CEO Ruang Guru.

Dari hasil diskusi tersebut, Belva masih diperbolehkan untuk menjabat sebagai CEO Ruang Guru.

"Dari awal, pertanyaan pertama saya ke Istana sebelum saya menerima posisi staf khusus adalah: apakah saya harus mundur dari perusahaan yang saya rintis? Jawaban Istana jelas: TIDAK PERLU. Itu dasar saya menerima tawaran itu," cuit Belva lagi.

"Saya hanya berpegang pada pernyataan Istana tersebut dan niat saya hanya kontribusi sebisa saya di bidang yang saya kuasai," tambahnya.

Belva menambahkan bahwa dirinya selama ini menyumbangkan gajinya sebagai Stafsus untuk program UMKM, dan saat ini untuk penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Intinya, saya hanya mau berkontribusi sebisa saya. Selama ini semua gaji dan tunjangan saya sumbangkan ke UMKM melalui program CiptaNyata sejak dilantik. Mulai bulan ini dialihkan ke penanganan corona," tulis Belva. (TribunWow.com/Anung)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Refly HarunKartu PrakerjaRuang GuruJokowiAdamas Belva Syah Devara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved