Virus Corona

Cara Buang Masker Bekas Pakai yang Benar agar Virus Corona Tak Menyebar, Tak Cukup Hanya Digunting

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk lebih sadar memisahkan limbah masker dan sarung tangan sekali pakai dari sampah lain.

KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Ilustrasi - Seorang warga di Cianjur, Jawa Barat, tengah mengenakan masker. 

TRIBUNWOW.COM - Masker kini menjadi satu di antara barang penting yang dipakai sebagian besar masyarakat untuk mencegah penularan Virus Corona.

Ada berbagai jenis masker, termasuk masker sekali pakai yang menjadi pilihan masyarakat.

Oleh karena itu, membuang sampah bekas masker sekali pakai tentu menjadi hal penting agar virus tak menyebar.

Fakta Baru Meninggalnya Bupati Marowali Utara Aptripel Tumimomor, Hasil Rapid Test Negatif

Dikutip dari Kompas.com, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk lebih sadar memisahkan limbah masker dan sarung tangan sekali pakai dari sampah lainnya.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Andono Warih menjelaskan, saat ini pihaknya telah menerapkan protokol pengelolaan masker bekas dari rumah tangga.

Hal itu lantaran sampah tersebut potensial masuk kategori limbah bahan beracun dan berbahaya (B3).

Dalam protokol tersebut, masyarakat diminta untuk melakukan proses disinfeksi sederhana terhadap bekas masker.

Kemudian, masker yang akan dibuang juga harus digunting atau dipotong dan menempatkannya ke dalam wadah terpisah dari sampah lain dengan memberikan tanda khusus.

Langkah tersebut juga untuk melindungi petugas kebersihan yang bekerja di garda depan dalam penanganan sampah.

Di sisi lain, pihaknya khawatir masker bekas sekali pakai itu dimanfaatkan orang untuk dipakai ulang atau bahkan dijual kembali kepada masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved