Virus Corona
Debat Saling Tunjuk dengan Haris Azhar soal Kredit Ojol, Fadjroel Akhirnya Pilih Diam dan Buka HP
Perdebatan terjadi antara aktivis Hak Asasi Manusia Haris Azhar dengan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman di ILC.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Perdebatan terjadi antara aktivis Hak Asasi Manusia Haris Azhar dengan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman terkait penanganan Virus Corona.
Hal itu terjadi saat keduanya tampil di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (31/3/2020).
Perdebatan tersebut terkait bantuan penangguhan kredit para pekerja informal, seperti ojek online.
• Di Depan Fadjroel, Sosiolog UI Imam Prasodjo soal Virus Corona: Kita Perlu Jubir-jubir yang Pas
Haris Azhar bertanya-tanya bagaimana masyarakat bisa memperoleh informasi terkait penangguhan kredit.
"Betul tadi sore saya lihat juga di TV, presiden sudah umumkan uang listrik di bawah 450 kVa akan digratiskan beberapa hal dan lain-lain."
"Pertantayaan saya konkrit, nanyanya ke mana? Ngambil duitnya seperti apa. Saya sudah dihubungi oleh 7 ojek online yang ngambil mobil, ngambil motor, kredit," tanya Haris Azhar.
Menurut dia, pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal bantuan pada masyarakat tersebut masih membingungkan.
"Mereka itu sekarang bingung, datang ke banknya, banknya bilang enggak ada kebijakannya, karena pidato, statement enggak bisa dipakai," ucap Haris.
• UPDATE Virus Corona di Indonesia 1 April 2020: 1677 Kasus Positif, 157 Meninggal, 103 Sembuh
Lantas, ia menyinggung perkataan Fadjroel yang menyebut statement saja itu tak cukup menangani masalah.
"Seperti yang Juru Bicara bilang kepada saya statement jangan dipakai, nah ini bener nih, statement itu benar dalam hal ini bener."
"Orang yang ngajuin kredit punya utang sama bank segala macam," singgungnya.
Saat Haris Azhar menyampaikan sejumlah koreksi, Fadjroel Rachman menuding aktivis HAM itu menggunakan data yang keliru.
Perdebatan di antara keduanya pun tak dapat dihindari.
"Anda membuat kesimpulan dari data yang keliru," sahut Fadjroel.
Geram ucapannya terus disela, Haris lantas menyindir dengan menyatakan akan mendonasikan waktu bagi Fadjroel untuk memberikan penjelasan.