Tips Kesehatan
5 Penyebab Tubuh Mudah Merasa Lelah dan Cara Menanganinya
5 penyebab tubuh Anda mudah kelelahan dan cara menanganinya. Dari terlalu banyak karbohidrat hingga pengaruh minuman energi.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Lelah adalah perasaan yang umum dialami semua orang.
Perasaan lelah biasanya dialami ketika seseorang melakukan kegiatan fisik atau kegiatan yang menguras pikiran secara intens.
Namun bagaimana jika rasa lelah itu terus-terusan dirasakan, bahkan ketika tidak sedang melakukan apapun?
• Berjemur Selama 15 Menit Dinilai Mampu Tingkatkan Imunitas saat Pandemi Virus Corona Berlangsung
Berdasarkan healthline.com, berikut 5 penyebab rasa lelah berserta cara mengatasinya:
1. Terlalu Banyak Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber energi yang instan dan mudah ditemukan dalam berbagai jenis makanan.
Makanan yang mengandung karbohidrat misalnya buah manis, kentang, permen, mi, hingga nasi.
Ketika Anda mengonsumsinya, tubuh Anda memecah karbohidrat menjadi gula yang nanti dibakar menjadi tenaga.
Fase kenaikan gula dalam darah Anda membuat pankreas memproduksi banyak insulin.
Proses tersebut yang membuat tubuh Anda merasa mudah lelah.
Untuk mencegah rasa lelah ini, Anda bisa mengganti karbohidrat dengan makanan kaya serat, seperti sayuran dan kacang-kacangan.
2. Kepekaan Makanan
Kepekaan atau intoleransi makanan bisa menyebabkan Anda mudah lelah atau sakit.
Anda bisa mengecek apakah tubuh Anda intoleransi terhadap gluten, susu, telur, kedelai, dan jagung.
Alergi pada makanan tertentu bisa menyebabkan pencernaan Anda sensitif sehingga timbul rasa mudah lelah.
• 6 Tanda yang Menunjukkan Tubuh Kekurangan Vitamin C, Rambut Rontok hingga Mudah Ngantuk
3. Kurang Kalori
Kalori adalah satuan energi yang ditemukan dalam makanan.
Seluruh organ tubuh Anda menggunakannya sebagai tenaga untuk bergerak dan mempertahankan suhu tubuh.
Ketika Anda makan terlalu sedikit kalori, maka metabolisme melambat untuk menghemat energi.
Proses pengiritan energi tersebut menyebabkan Anda cepat lelah.
Kebanyakan orang membutuhkan minimal 1200 kalori per hari untuk mencegah metabolisme yang melambat.
4. Salah Waktu Tidur
Selain kurang tidur, tidur di waktu yang salah juga dapat mengurangi energi Anda.
Tidur lebih banyak di siang hari bisa menganggu ritme sirkadian tubuh Anda.
Perubahan biologis bisa terjadi, seperti respons terhadap cahaya dan kegelapan.
Para peneliti memperkirakan sebagian pekerja sistem shift menderita gangguan tidur.
Ahli kesehatan menyarankan agar Anda sebisa mungkin tidur lebih banyak di malam hari.
Namun jika Anda pekerja shift, Anda bisa mencoba tidur dalam suasana gelap total untuk menghindari kepekaan tubuh Anda pada cahaya yang berlebihan.
• 5 Tips Tetap Aman Belanja saat Marak Virus Corona Covid-19, Manfaatkan Layanan Pesan Antar
5. Mengandalkan Minuman Energi
Minuman energi memang kerap memberi janji untuk mengembalikan energi tubuh Anda dengan cepat.
Namun ternyata minuman energi hanya memberi dorongan sementara karena kadar kafein dan gula yang tinggi.
Minuman energi cenderung memberi dampak kelelahan yang lebih cepat.
Jika Anda sudah terbiasa minum minuman energi, ada baiknya Anda secara bertahap menguranginya.
Selain itu, batasi juga konsumsi kopi dan minuman berkafein lainnya.
(TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pria-bekerja-menggunakan-laptop.jpg)