Virus Corona

Doni Monardo Yakin Belum Perlu Aturan untuk Bubarkan Massa: Bangsa Kita Relatif Sangat Penurut

Ketua Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Doni Monardo meyakini pemerintah masih bisa mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dalam mencegah Corona

Doni Monardo Yakin Belum Perlu Aturan untuk Bubarkan Massa: Bangsa Kita Relatif Sangat Penurut
YouTube Official iNews
Ketua Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Doni Monardo (kiri), dan Ira Koesno (kanan), Kamis (26/3/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah sampai saat ini terus melakukan imbauan dan tindakan untuk membubarkan kerumunan massa yang bisa menjadi potensi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Meskipun pembubaran, dan imbauan terus dilakukan, masih tampak beberapa warga yang membandel tetap berkerumun.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Doni Monardo merasa masih belum diperlukan bagi pemerintah untuk membuat regulasi yang mengatur perihal kerumunan tersebut.

Tangkapan layar video Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana saat merazia warkop dan kafe di seputan jalan menuju Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (22/3/2020).
Tangkapan layar video Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana saat merazia warkop dan kafe di seputan jalan menuju Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (22/3/2020). (istimewa/Kompas.com)

PDP Corona Meninggal di Ambulans karena 3 Rumah Sakit Penuh, Keluarga Korban: Sedih Sekali

Pada acara Prime Show with Ira Koesno, Kamis (26/3/2020), awalnya Doni menjelaskan meskipun di rumah, phsyical distancing juga tetap harus dilakukan.

Hal tersebut untuk mengantisipasi apabila ada anggota keluarga yang tanpa diketahui, telah terjangkit Covid-19.

"Walaupun orang itu sudah di rumah, tetapi tidak mengindahkan ketentuan yang paling dasar, menjaga jarak, tidak boleh menyentuh bagian muka," jelas Doni.

Doni menjelaskan, walaupun terlihat sehat bugar, tetap ada kemungkinan orang tersebut menjadi carrier, atau pembawa virus.

"Di dalam rumah kita juga belum tahu siapa di antara keluarga yang sudah positif," lanjutnya.

Ia lanjut membahas terkait persoalan kedisiplinan masyarakat.

Doni menegaskan, meskipun pemerintah telah membuat peraturan untuk melarang masyarakat, apabila dari masyarakat sendiri tidak bisa disiplin, menurutnya akan sia-sia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved