Virus Corona

Di saat Dunia Masih Perang Lawan Covid-19, Wuhan Kini akan Mulai Cabut Bertahap Kebijakan Lockdown

Wuhan, kota pertama yang terinfeksi Virus Corona kini sudah mulai pulih, setelah tidak ada lagi kasus baru pasien terjangkit Covid-19.

Di saat Dunia Masih Perang Lawan Covid-19, Wuhan Kini akan Mulai Cabut Bertahap Kebijakan Lockdown
STR / AFP
Pusat dari wabah Virus Corona (Covid-19), Wuhan, jalanan kota nampak sepi, setelah pemerintah China memberlakukan penutupan kota, Kamis (12/3/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Wuhan, kota pertama yang terinfeksi Corona'>Virus Corona Covid-19 kini sudah mulai pulih.

Dikutip dari BBC, Wuhan kini mulai mencabut bertahap kebijakan lockdown pada April 2020 mendatang.

Sebagai langkah awal, larangan perjalanan di seluruh provinsi Hubei, di mana Wuhan berada, akan dicabut mulai tengah malam pada hari Selasa (31/03) mendatang- bagi penduduk yang sehat.

Fakta Keluarga Buka Kantong Plastik Jenazah PDP Corona di Kolaka, Sempat Bersitegang dengan Pihak RS

Satu kasus virus baru di Wuhan dilaporkan pada hari Selasa (24/3/2020) setelah hampir seminggu tidak ada kasus baru yang muncul.

Langkah China ini dilakukan, sementara negara-negara di seluruh dunia tengah sibuk memerangi Corona'>Virus Corona dengan melakukan 'lockdown' atau memberlakukan pembatasan yang ketat.

Inggris kini tengah sibuk melawan virus Covid-19 yang kasusnya meningkat tajam dalam beberapa hari belakangan.

Inggris telah mengeluarkan peraturan yang melarang orang bertemu lebih dari dua orang, dan menutup toko-toko yang menjual bukan barang kebutuhan pokok.

Sementara itu, para ahli kesehatan mengatakan warga Amerika harus membatasi interaksi sosial mereka atau jumlah yang terinfeksi akan membanjiri sistem perawatan kesehatan di Amerika Serikat.

Tentara Spanyol yang membantu memerangi pandemi Corona'>Virus Corona telah menemukan pasien-pasien lanjut usia di panti jompo yang telah ditinggalkan dan dalam beberapa kasus, ada dari mereka yang meninggal di tempat tidur, kata Kementerian Pertahanan Spanyol.

Gelanggang es di Madrid, Spanyol, digunakan sebagai kamar mayat sementara untuk korban Covid-19 akibat meningkat tajamnya jumlah korban meninggal dunia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: BBC Indonesia
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved