Virus Corona
Cegah Penularan Covid-19, Ini 4 Kebijakan Anies Baswedan di Bidang Transportasi, Termasuk Batasi LRT
Serangkaian kebijakan ini diambil bertujuan membuat warga agar tak banyak keluar rumah demi menekan pesebaran penyakit covid-19.
Editor: Lailatun Niqmah
Anies juga menerapkan rekayasa pada LRT Jakarta untuk membatasi pergerakan warga.
Seperti MRT, jam operasional LRT hanya dari pukul 06.00 - 18.00 WIB. Semula kereta akan melintas setiap 10 menit. Kini berubah menjadi 30 menit.
Security yang bertugas akan memastikan jarak aman penumpang yang menggunakan layanan LRT Jakarta di stasiun ataupun kereta minimal 1 meter.
Petugas juga akan melakukan pengecekan suhu tubuh, apabila suhu melebihi 38 derajat celsius, calon penumpang tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan.
Setiap stasiun LRT akan menyediakan hand sanitizer dan masker. LRT juga melakukan deep cleaning alias, pembersihan mendetail dan menyeluruh secara berkala di kereta dan stasiun menggunakan disinfektan.
3. Transjakarta hanya layani 13 koridor
Transportasi umum berbasis bus yakni transjakarta tak luput dari pembatasan.
Ratusan rute bus ini tidak dioperasikan hingga hanya menyisakan 13 koridor saja.
"Transjakarta yang saat ini melayani 248 rute akan diubah signifikan, dikurangi hanya menjadi 13 rute," ucap Anies.
Jam operasionalnya juga hanya 12 jam, dari pukul 06.00 -18.00 WIB.
Transjakarta memberhentikan sementara layanan AMARI (Angkutan Malam Hari), dan bus sekolah.
Selain itu, untuk di halte akan diberikan marka, sehingga penumpang akan berdiri dengan jarak yang sudah diatur.
Di dalam bus pun juga sama, transjakarta akan mengatur jarak duduk sehingga bisa meminimalisasi interaksi antar penumpang.
Transjakarta juga akan memasang fasilitas hand sanitizer di halte dan bus di tengah maraknya wabah covid-19.
• Antrean di Halte TransJakarta Mengular karena Pembatasan, Penumpang Diminta Cari Alternatif Lain
4. Tangguhkan Ganjil Genap