Breaking News:

Virus Corona

Cegah Penularan Covid-19, Ini 4 Kebijakan Anies Baswedan di Bidang Transportasi, Termasuk Batasi LRT

Serangkaian kebijakan ini diambil bertujuan membuat warga agar tak banyak keluar rumah demi menekan pesebaran penyakit covid-19.

Editor: Lailatun Niqmah
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019). Terbaru, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (15/3/2020) kemarin, mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mencegah semakin menyebarnya Virus Corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (15/3/2020) kemarin, mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mencegah semakin menyebarnya Virus Corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19. Kebijakan-kebijakan itu semua terkait dengan sektor transportasi umum.

Serangkaian kebijakan bertujuan membuat warga agar tak banyak keluar rumah demi menekan pesebaran penyakit covid-19.

"Kami memberikan seruan kepada seluruh masyarakat, sebisa mungkin mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali yang urgen," kata Anies dalam konferensi persnya yang ditayangkan akun Facebook Pemprov DKI.

Rekor Kematian akibat Virus Corona di Eropa: 368 Orang Meninggal dalam Sehari di Italia

Berikut sejumlah kebijakan Anies itu:

1. Batasi operasional MRT

Anies membatasi operasional MRT. Mulai dari jam operasional hingga jumlah penumpang yang bisa diangkut. Selama ini MRT melayani warga dari pukul 05.30-23.00 WIB.

Mulai hari ini, Senin (16/3/2020), hingga 14 hari ke depan hanya dari pukul 06.00 -18.00 WIB. Jumlah kereta yang beroperasi pun hanya seperempat dari jumlah biasanya.

"Rangkaian MRT yang setiap hari beroperasi ada 16 rangakian akan berubah menjadi tinggal empat rangkaian yang beroperasi," kata Anies.

Imbasnya kereta akan melintas setiap 20 menit sekali dari yang semula setiap 5-10 menit.

Tak hanya kereta, jumlah orang yang boleh menumpang ikut dibatasi.

Anies mengatakan satu gerbong kereta MRT yang bisa ditumpangi 300 orang, kini hanya bisa dinaiki oleh 60 orang saja.

Sebelum masuk stasiun, warga juga akan menjalani pengecekan suhu tubuh.

"Bagi mereka yang memiliki suhu tubuh 38 derjat celcius akan ditempatkan di ruang tertentu untuk ditangani lebih jauh," ucap Anies.

Pemerintah juga akan menebarkan hand sanitizer di berbagai tempat agar warga yang tetap menggunakan MRT bisa membasuh tangan mereka.

Anies Baswedan Unggah Video soal Bagaimana Wabah Covid-19 Bisa Berakhir, Soroti Pentingnya Jarak

2. Pembatasan LRT

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaAnies BaswedanLight Rapid Transit (LRT)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved