Virus Corona
Cerita WNI Jalani Proses Observasi Virus Corona, Minta Apapun Diberikan, dari Gitar hingga Karaoke
Hafiz, seorang WNI yang menjalani proses observasi Virus Corona di Natuna menceritakan aktivitas dan kehidupan hariannya di Natuna
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
"Selama dua minggu ini, ruang lingkup kami terbatas hanya di sekitar hanggar, tapi pelayanan di sini, para tentara selalu mengabulkan keluhan-keluhan yang kita berikan," kata Hafiz.
"Seumpamanya kita memerlukan gitar, besoknya gitar sudah datang, karaoke, ping pong, apa pun fasilitas yang ada, diberikan kepada kami," tambahnya.

Soal komunikasi Hafiz mengatakan tidak ada kendala.
Setelah dua hari menetap di tempat observasi, mereka diberikan sebuah kartu sim untuk menghubungi keluarga mereka masing-masing.
Hafiz mengatakan pihak keluarganya juga memaklumi tindakan pemerintah yang melakukan observasi terhadap dirinya.
Sebelumnya diberitakan masa inkubasi WNI di Natuna telah berakhir setelah berjalan 14 hari.
Mereka kini resmi dibolehkan untuk meninggalkan tempat karantina yang berlokasi di Hanggar Lanud Raden Sajad, Kecamatan Ranai Kota, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Berdasarkan laporan dari wartawan Tribunnews.com, Sabtu (15/2/2020) pukul 13:00 WIB, 238 WNI telah diterbangkan dari Natuna ke Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Pelepasan dilakukan oleh Menteri Kesehatan dr. Terawan.
Ratusan WNI itu tampak antusias, tepuk dan sorak teriakan yang terdengar menjadi penyemangat mereka.
Bahkan sebelum ratusan WNI memasuki pesawat, mereka bergilir bergantian menuju pintu pesawat.
Mereka begitu, bersemangat bahkan ada yang bahagia hinga meneteskan air mata.
"Terimakasih pak Menteri, kami akan segera bertemu keluarga," teriak para mahasiswa itu.
Jokowi Sampaikan Terima Kasih untuk Warga Natuna