Breaking News:

Virus Corona

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Capai 803 Orang, Lampaui Wabah SARS pada Tahun 2003

Jumlah kematian akibat virus corona telah melampaui epidemi SARS pada 2003.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AFP/DALE DE LA REY
Orang-orang yang memakai masker wajah menyeberang jalan di Hong Kong pada 9 Februari 2020, sebagai langkah pencegahan setelah wabah koronavirus yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Virus yang sebelumnya tidak dikenal telah menyebabkan alarm karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan di seluruh daratan Cina dan Hong Kong pada 2002-2003. 

TRIBUNWOW.COM - Jumlah kematian akibat virus corona telah melampaui epidemi SARS pada 2003.

Korban meninggal dunia akibat wabah virus corona kian melonjak. Data terbaru menyebut setidaknya 803 orang meninggal akibat wabah ini.

Kebanyakan dari korban meninggal berada di China daratan dan Hong Kong.

Pada 2003, sebanyak 774 orang menjadi korban SARS (severe acute respiratory syndrome) di beberapa negara.

Kini, sebanyak 34.800 terjangkit virus corona baru di seluruh dunia, dengan kejadian terbanyak terjadi di China.

Jackie Chan: Siapa Saja yang Berhasil Temukan Obat Virus Corona, Saya akan Berikan Rp 1,9 Miliar

Bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona sebagai darurat kesehatan global, karena wabah terus menyebar ke sejumlah negara di luar China.

Apa yang terbaru tentang virus corona?

Dalam laporan terbaru, pejabat kesehatan di Hubei melaporkan korban jiwa baru sebanyak 780 orang pada Sabtu (08/02).

Secara keseluruhan tercatat 803 kematian di China dan Hong Kong, serta satu kematian di Filipina.

Virus baru yang dinamai 2019-nCov, pertama kali dilaporkan di ibu kota Hubei, Wuhan, hingga kini kota tersebut masih diisolasi beberapa minggu.

Editor kesehatan online BBC tentang apa yang kita ketahui tentang virus
Sementara itu, Hong Kong sudah menerapkan masa karantina dua minggu wajib bagi siapa pun yang datang dari daratan Cina.

Pengunjung diminta untuk mengisolasi diri di kamar hotel atau pusat karantina yang dikelola pemerintah, sementara penduduk diharuskan untuk tinggal di rumah mereka.

Pengakuan Petugas Medis Virus Corona di Wuhan, Tak Boleh Makan, Istirahat, Pakai Toilet saat Kerja

Jika ada yang melanggar aturan baru akan dihukum dengan denda dan hukuman penjara. Hingga kini tercatat ada 26 kasus virus corona di Hong Kong.

Pada hari Kamis (06/02), seorang warga negara AS berusia 60 tahun - korban non-Cina pertama yang dikonfirmasi atas penyakit tersebut - meninggal di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan.

Pada hari Sabtu (08/02), Prancis mengkonfirmasi lima kasus baru di wilayah Haute-Savoie, termasuk seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun, yang menjadikan jumlah yang terinfeksi di negara itu menjadi 11 orang.

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
Virus CoronaSevere Acute Respiratory Syndrome (SARS)Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved