Breaking News:

Virus Corona

Pengakuan Petugas Medis Virus Corona di Wuhan, Tak Boleh Makan, Istirahat, Pakai Toilet saat Kerja

Untuk mengatasi lonjakan pasien di Wuhan, staf di rumah sakit bekerja selama 10 jam untuk setiap shift.

Editor: Lailatun Niqmah
South China Morning Post/Weibo_Guangzhou Daily
Saking sibuknya merawat para pasien Virus Corona, tim medis bahkan tak sempat untuk sekedar buang air di toilet. 

TRIBUNWOW.COM - Lebih dari 600 orang telah meninggal dunia akibat terjangkit virus baru corona yang mulai mewabah sejak akhir tahun lalu.

Meski demikian, informasi mengenai apa yang terjadi di lapangan di China, sumber wabah ini, sangat terbatas.

Awalnya, media di negara tersebut dapat memberitakan kabar mengenai epidemi ini secara rinci.

Rindu Kampung Halaman, 61 Warga Asal Wuhan di Bali Tetap Pulang meski di Negaranya Ada Virus Corona

Namun belakangan ini, penyedia layanan internet bahkan menghapus beberapa artikel yang mengkritik upaya pemerintah untuk membatasi penyebaran virus.

Pejabat juga bahkan membatasi penyebaran peringatan-peringatan yang dibagikan seorang dokter saat Virus Corona mulai menyebar.

Dalam kesempatan yang langka, BBC berbicara dengan seorang pekerja medis di Hubei, provinsi yang menjadi episenter wabah ini.

Untuk melindungi identitasnya, ia hanya ingin diidentifikasi dengan nama keluarganya, Yao.

Yao bekerja di sebuah rumah sakit di kota kedua terbesar di Hubei, Xiangyang.

Ia bekerja di "klinik demam", di mana ia bertugas menganalisis sampel darah dari orang-orang yang diduga terpapar Virus Corona.

Grafik kasus Virus Corona
Grafik kasus Virus Corona (BBC)

Sebelum wabah ini tersebar, Yao tengah merencanakan untuk plesir ke Guangzhou untuk merayakan imlek bersama keluarganya.

Anak dan ibunya sudah berangkat terlebih dahulu. Tapi ketika wabah menyebar, Yao memutuskan untuk bekerja sukarela di Xiangyang.

"Memang benar kita hanya hidup sekali, tapi ada suara di dalam diriku yang berkata 'kamu harus pergi'," katanya pada BBC.

Awalnya, ia harus berjuang untuk meredam keraguannya akan keputusan tersebut.

"Aku mengatakan pada diriku sendiri: bersiaplah dan lindungilah dirimu baik-baik," kata Yao.

"Bahkan ketika tidak ada pakaian pelindung, aku selalu bisa memakai jas hujan."

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
WuhanVirus CoronaChina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved