Virus Corona
Tak Hanya Balitbang Kemenkes, Unair Surabaya juga Punya Alat Pendeteksi Virus Corona Setara Jepang
Univeritas Airlangga Surabaya memiliki alat pendeteksi Virus Corona selain Balitbang Kemenkes, yang memiliki tingkat akurasi 99 persen.
Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Claudia Noventa
Sehingga, sempel yang akan dideteksi tidak perlu harus dikirim ke Balitbang Kemenkes Jakarta yang memerlukan waktu lebih dari seminggu atau dua minggu, namun juga dapat dikirimkan ke Unair Surabaya.
Unair Surabaya memastikan hasil yang dikirim pada mereka bisa langsung dilihat dalam beberapa jam.
Selain itu, memperkuat pernyataan Balitbang Kemenkes, Nasih juga ingin menjawab keraguan Internasional bahwa Indonesia memiliki alat pendeteksi yang akurat.
"Kita ingin memastikan agar keraguan Internasional tidak terus berkembang, karena kita memastikan Unair mempunyai tiga tipe, tiga set yang dua berasal dari pola Jerman, sementara yang satu dari Jepang. Yang di Jepang digunakan di seluruh Jepang," ungkap Nasih.
Diketahui, saat ini Virus Corona kini telah menyebar di 25 negara, termasuk negara tetangga seperti Malaysia hingga Filipina.
Di China, virus tersebut sudah menewaskan hingga ratusan orang.
Menurut Nasih, Unair siap bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga riset lain untuk bisa mengembangkan alat yang mereka miliki.
Dikutip dari Kompas.com, Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa hingga saat ini, belum ada kasus penularan Virus Corona di Indonesia.
• Bahas Negosiasi dengan China soal Evakuasi WNI dari Virus Corona, Menkes Terawan: Ibaratnya Ngelamar
Kesimpulan tersebut berdasarkan observasi terhadap laporan dugaan kasus penularan yang disampaikan beberapa rumah sakit.
Menurut Kemenkes, sudah terdapat 34 spesimen yang dikirim dari 22 rumah sakit di Indonesia untuk diobservasi.
Hasilnya dari ke-34 spesimen tersebut dinyatakan negatif dari penularan Virus Corona.
Lihat video selengkapnya dari menit ke-4.20:
(TribunWow.com/ Rena Laila Wuri)