Kabar Ibu Kota
Gagal Jadi Dirut Transjakarta, Terpidana Penipuan Donny Saragih: Bukan Masalah Saya Sendiri
Donny Andy Saragih batal ditetapkan sebagai Dirut PT Transportasi Jakarta melalui RUPSLB pada Senin (27/1/2020).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Donny Andy Saragih batal ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (27/1/2020).
Dilansir TribunWow.com, sebelumnya ia ditunjuk menjadi dirut badan usaha milik Pemprov DKI Jakarta tersebut pada Kamis (23/1/2020).
Donny lantas diputuskan tidak dapat menduduki jabatan tersebut karena menjadi terpidana dalam kasus penipuan.
• Revitalisasi Monas Tak Berizin, Sekretaris Kemensetneg Ungkap Tahapan yang Tak Dilakukan Pemprov DKI
Menanggapi kasus yang menimpanya, Donny menyebutkan kasus tersebut terjadi saat ia menjabat sebagai Direktur Operasional di PT Eka Sari Lorena Transport.
Pada saat itu, perusahaan transportasi itu melakukan pemalsuan dokumen untuk memudahkan statusnya menjadi perusahaan terbuka di bursa saham.
"Masalahnya adalah masalah pemalsuan dokumen negara yang dimasukan karena saat itu dokumen tidak ada untuk kelengkapan IPO (Initial Public Offering)," jelas Donny Saragih, dikutip dari TribunJakarta.com, Senin (27/1/2020).
Ia menegaskan kasus tersebut adalah masalah korporasi dan bukan masalahnya pribadi.
"Jadi masalah itu masalah korporasinya, bukan masalah saya sendiri. Itu terjadi saat saya jadi direktur di Lorena," kata Donny.
Seusai menggunakan dokumen palsu di bursa saham, perusahaan transportasi itu mendapat suntikan dana sebesar Rp 130 miliar.
Donny kemudian mengancam akan membeberkan praktik pemalsuan tersebut.
Untuk menghindari ancaman Donny, perusahaan menyamarkan tindakan pemalsuan menjadi kasus penipuan.
"Kalau diangkat, kantor akan terlihat jelek dan akan mengembalikan Rp 130 miliar itu," kata Donny.
"Itu dilakukan untuk menutupi masalah yang telah terjadi, yaitu pemalsuan dokumen negara. Makanya ujungnya itu kasus penipuan," tambahnya.
• Sudah Dikerjakan 84 Persen, Revitalisasi Monas Terancam Batal, Ini yang Jadi Alasannya
Setelah dinyatakan batal menjadi Dirut Trans Jakarta, Donny berdalih sudah terlebih dahulu mengundurkan diri.
Donny menyebutkan pengunduran dirinya sudah disampaikan kepada Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Amin Subekti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mantan-direktur-utama-pt-transjakarta-agung-wicaksono-dan-direktur-utama-pt-transjakarta-baru.jpg)