Terkini Daerah

Fakta Kakek Samirin yang Dipenjara karena Curi Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu dari Perusahaan Swasta

Samirin (68) divonis dua bulan empat hari penjara oleh Hakim Pengadilan Simalungun karena memungut sisa getah karet di Perkebunan PT Bridgestone.

Fakta Kakek Samirin yang Dipenjara karena Curi Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu dari Perusahaan Swasta
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Terdakwa Samirin usai menjalani persidangan dengan agenda vonis di Ruangan Cakra Pengadilan Simalungun, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Samirin (68) divonis dua bulan empat hari penjara oleh Hakim Pengadilan Simalungun karena memungut sisa getah karet di Perkebunan PT Bridgestone, Tapian Dolok, Simalungun, Sumatera Utara.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Kakek Samirin ditahan sejak 17 Juli 2019 di Polsek Serbelawan, Polres Simalungun karena melakukan pencurian getah pohon sisa.

Ia mengambil getah sebanyak 1,9 kilogram atau setara Rp 17.000 dari perkebunan milik PT Bridgestone.

Curi Getah Sisa Seharga Rp 17 Ribu dari Perusahaan Swasta, Kakek 69 Tahun Dibui

Atas perbuatannya, Samirin dikenai ancaman Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Berikut fakta lengkapnya.

1. Untuk Beli Rokok

Dikutip dari Kompas.com, Samirin sedang menggembala sapi di sekitar kebun milik PT Bridgestone.

Sepulang menggembala, Samirin lalu memungut getah karet di kebun tersebut.

Pada saat memungut sisa getah karet, petugas memergoki Samirin.

Getah karet yang diambilnya kemudian ditimbang dan diketahui beratnya sekitar 1,9 kilogram atau setara Rp 17.000 jika dijual.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved