Banjir di Jakarta

Warga Tuntut Anies Baswedan Mundur dari Gubernur, DPRD DKI Jakarta: Kalau Melengserkan, Kurang Tepat

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Zita Anjani menilai aksi gugatan warga ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kurang tepat.

Warga Tuntut Anies Baswedan Mundur dari Gubernur, DPRD DKI Jakarta: Kalau Melengserkan, Kurang Tepat
Capture Youtube KompasTV
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Zita Anjani dalam tayangan KompasTV, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani menilai aksi gugatan warga ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kurang tepat.

Sebelumnya diketahui sebanyak 243 orang melakukan gugatan perdata melalui Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020.

Mereka menuntut agar diberikan ganti rugi karena menilai Anies Baswedan kurang tanggap menangani banjir.

Unjuk rasa tuntut ganti rugi banjir, ditayangkan KompasTV, Selasa (14/1/2020).
Unjuk rasa tuntut ganti rugi banjir, ditayangkan KompasTV, Selasa (14/1/2020). (Capture Youtube KompasTV)

Berani Tuntut Anies Baswedan ke Pengadilan, Ini Bukti yang Dimiliki Para Korban Banjir Jakarta

Gembong Warsono Komentari Perintah Anies Baswedan soal Peringatan Banjir Pakai Toa: Saya Ketawa Saja

Dilansir TribunWow.com, awalnya Zita Anjani mempersilakan masyarakat mengungkapkan pendapat sebebas-bebasnya.

"Ini negara demokrasi, siapapun boleh mengemukakan pendapat. Tapi ingat jangan sampai ada tindakan vandalisme atau tindakan-tindakan yang merusak," kata Zita Anjani, dikutip dari KompasTV, Selasa (14/1/2020).

Zita menilai tuntutan agar Anies mundur dari jabatannya kurang tepat.

Ia menyebutkan saat ini lebih penting mengoptimalkan bantuan dan melakukan penanganan pascabanjir.

"Menyampaikan pendapat boleh saja. Tetapi kalau sampai melengserkan, saya rasa itu kurang tepat. Karena kita di sini sedang ada bencana banjir," kata Zita.

"Yang paling tepat adalah bagaimana kita mengoptimalkan bantuan-bantuan dan juga fungsi-fungsi kehidupan di masyarakat pascabanjir," lanjutnya.

"Karena yang paling bahaya dan jangka panjang itu adalah pascabanjir," tutup Zita.

Pro Kontra Massa Pascabanjir di Jakarta: Demo Dukung Anies Baswedan hingga Gugat Rp 42,3 Miliar

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved