WNI Perkosa Puluhan Pria di Inggris
Dimulai sejak 2017, KBRI London Ungkap Proses Pendampingan Hukum pada Reynhard Sinaga
KBRI London mengungkapkan proses pendampingan hukum yang diberikan kepada Reynhard Sinaga.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
"Tapi tetap proses hukum dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Inggris," katanya.
• Alami Masa Suram seusai Diperkosa Reynhard Sinaga, Korban: Ibuku Menangis Sepanjang Malam
Sikapnya Wajar
Thomas menjelaskan pendampingan dilakukan oleh Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London, Gulfan Afero.
"Untuk penanganan masalah warga negara, di KBRI ada rekan saya, Gulfan Afero, dia konselor di bidang protokol konsuler."
"Beliau yang memiliki kewenangan untuk melakukan tugas tersebut. Beliau menemui sejak 2017 sampai keputusan terakhir," jelas Thomas.
Thomas juga mengungkapkan bagaimana Reynhard menghadapi pengadilan.
Menurut Thomas, sikap sehari-hari Reynhard tampak wajar dan tidak aneh-aneh.
"Kesan yang kita ketahui adalah sifat-sifat umum, bahwa dia secara penglihatan, secar hukum, ya baik saja," katanya.
"Tidak memperlihatkan sifat yang aneh-aneh atau yang tidak wajar. Dalam berkomunikasi juga biasa saja. Tidak ada hal-hal yang dianggap mencurigakan atau di luar kewajaran, lah," lanjut Thomas.
• Pengakuan Pria Korban Pemerkosaan Reynhard Sinaga, Sempat Depresi Berat hingga Mencoba Bunuh Diri
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini mulai menit awal:
(TribunWow.com/Brigitta Winasis)