Kabinet Jokowi
Prabowo Tak Khawatir Penangkapan Kapal Asing Hambat Investasi dan Hubungan Bilateral: Kita Cool Saja
Prabowo tidak khawatir penangkapan kapal ikan asing akan menghambat investasi dengan China.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sebelumnya protes sempat disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri melalui Duta Besar China di Jakarta.
Dikutip dari Kompas.com, Kemenlu telah mengirimkan nota protes terhadap kejadian tersebut.
"Kemlu telah memanggil Dubes RRT (Republik Rakyat Tiongkok) di Jakarta dan menyampaikan protes keras terhadap kejadian tersebut. Nota diplomatik protes juga telah disampaikan," kata Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyampaikan dalam pernyataannya, Jumat (3/1/2020).
Nota protes tersebut kemudian akan disampaikan ke Beijing.
"Dalam pertemuan kemarin, Dubes RRT akan menyampaikannya ke Beijing," tambahnya.
Menurut keterangan Kemenlu, hal tersebut perlu disampaikan agar hubungan bilateral kedua negara tetap berjalan dengan baik.
"Menegaskan kembali bahwa Indonesia tidak memiliki overlapping jurisdiction dengan RRT (China). Indonesia tidak akan pernah mengakui 9 dash-line RRT, karena penarikan garis tersebut bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS tahun 2016," terang Kemenlu.
Kemenlu juga akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI, KKP, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).
• Soal Pencurian oleh Kapal Ikan Vietnam, Edhy Prabowo: Kalau Dia Lari, Kita Tenggelamkan
(TribunWow.com/Brigitta Winasis)