Terkini Nasional
Soal Pencurian oleh Kapal Ikan Vietnam, Edhy Prabowo: Kalau Dia Lari, Kita Tenggelamkan
Edhy Prabowo mengonfirmasi penangkapan kapal ikan asing di perairan Natuna.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
“Koordinat 108 hingga 109 memang bersinggungan langsung dengan laut Tiongkok, bahkan coast guard dari Tiongkok tidak segan-segan mengusir nelayan Natuna atau nelayan Indonesia lainnya agar tidak mencari ikan di sana,” katanya.
Bahkan beberapa nelayan kapal asing bersikap arogan karena kapal mereka yang lebih besar daripada kapal nelayan Indonesia.
“KIA Vietnam dan Tiongkok rata-rata di atas 30 GT, sementara Natuna hanya 7 sampai 10 GT itu pun jarang-jarang. Karena kebanyakan kapal Natuna kecil-kecil, kalau ditabrak atau disenggol, kapal Natuna bisa terbalik dan tenggelam,” lanjut Herman.
Herman berharap agar pemerintah bersikap serius terhadap permasalahan ini karena menyangkut perbatasan negara.
“Kalau bisa (penjagaan) 24 jam, karena saat ini tidak satu dua (kapal) lagi, terkadang sampai lima bahkan lebih,” katanya.
Herman menyebutkan bantuan berupa pengadaan radio dengan jangkauan luas dapat membantu kerja nelayan saat ini.
Radio tersebut dapat digunakan untuk berkoordinasi dengan KRI yang ada di sekitar perairan Natuna.
“Kalau ada bantuan radio, aparat keamanan tidak perlu 24 jam amankan laut perbatasan Indonesia, khususnya laut Natuna, karena setiap hari nelayan Natuna turun ke laut, jadi cukup standby saja dan menunggu informasi dari nelayan Natuna,” jelas Herman.
Menurut Herman, jumlah sepuluh radio sudah mencukupi kebutuhan pemantauan tersebut untuk setiap kelompok nelayan yang melaut.
“Jadi tidak satu kelompok saja, kalau ada 10 radio, bisa 10 kelompok nelayan yang pegang, dan 10 kelompok nelayan ini 'kan tersebar wilayah tangkapnya," katanya.
"Setidaknya bisa memudahkan KRI melakukan pemantauan perbatasan laut Natuna yang merupakan pulau terdepan.”
• Kapal Asing Masuk, Pihak KKP Bantah soal Tak Ada Pengawasan dan Ungkap yang Dilakukan Edhy Prabowo
(TribunWow.com/Brigitta Winasis)