Breaking News:

Terkini Nasional

Sebut Demokrasi Tak Jalan karena Banyak Hukum, Ini Penjelasan Rocky Gerung

Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan penilaian terhadap kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia, khususnya sepanjang tahun 2019.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
YouTube Talk Show tvOne
Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan penilaian terhadap kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia, khususnya sepanjang tahun 2019. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan penilaian terhadap kondisi demokrasi di Indonesia, khususnya sepanjang tahun 2019.

Dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (27/12/2019), Rocky Gerung menilai demokrasi di negeri ini sedang mengalami kemunduran.

Menurut Rocky Gerung, hal itu ditandai dengan banyaknya hukum yang dibentuk.

Diminta Masuk Dunia Politik untuk Ikut Perbaiki, Rocky Gerung: Berarti Ada Kerusakan di Dalam?

Rocky menambahkan patokan seberapa kuat negara itu demokrasi ditentukan oleh seberapa banyak hukum yang dibuat.

"Kalau kita terlalu banyak hukum itu pertanda demokrasi enggak jalan," kata Rocky Gerung.

"Itu di mana-mana ada dalilnya begitu."

Rocky Gerung bahkan berani menyimpulkan jika akan ada sejumlah permasalahan yang bakal dihadapi pemerintahan untuk lima tahun ke depan.

"Saya mau terangkan ke depan bahwa pemerintah akan menghadapi banyak problem yang nanti akan menggangu segala macam Pak Jokowi tentang Indonesia, ekonomi dan segala macam," kata Rocky.

Rocky kemudian menyinggung soal Omnibus Law ketenagakerjaan.

Seperti yang diketahui, Jokowi merencanakan akan mengubah gaji bulanan pekerja menjadi upah per jam.

Menurutnya, Omnibus Law itu sangat merugikan pekerja.

Disarankan untuk Masuk Politik, Rocky Gerung: Mengamati dari Jauh Lebih Tajam daripada di Dalam

"Misalnya soal Omnibus law di tingkat pekerja," kata Rocky.

"Itu menghina pekerja, pekerja disebut easy hiring and easy firing, mudah dipekerjakan sekaligus mudah diberhentikan," ucapnya.

Atas dasar itu, Rocky mengatakan jika negara ini sedang mengalami krisis sila kelima Pancasila, yakni keadailan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Pengamat Politik Rocky Gerung di acara Dua Sisi yang tayang di Youtube Indonesia Lawyers Club, Jumat (27/12/2019). Dirinya menanggapi ajakan untuk masuk ke dalam dunia politik oleh Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang.
Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan penilaian terhadap kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia, khususnya sepanjang tahun 2019. (Indonesia Lawyers Club)

"Jadi ini betul-betul negara yang enggak paham keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," terang Rokcy.

Halaman
1234
Tags:
Rocky GerungDemokrasiHukum
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved