Terkini Nasional

Maxim Kirim Surat Terbuka ke Jokowi setelah Didemo GoJek dan Grab, Usul Tarif Ojol Lebih Realistis

Pihak Maxim mengatakan, perubahan tarif yang berlaku pada 1 Mei 2019 memunculkan pengaruh negatif, terhadap bisnis ojek online.

Maxim Kirim Surat Terbuka ke Jokowi setelah Didemo GoJek dan Grab, Usul Tarif Ojol Lebih Realistis
DOK. MAXIM
Ilustrasi driver ojek online Maxim 

TRIBUNWOW.COM - Layanan ojek online Maxim melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam rilis yang diterima TribunWow.com, Jumat (20/12/2019), surat tersebut dibuat menyusul demo dari Go-Jek dan Grab di kantor-kantor Maxim.

Pihak Maxim mengatakan, perubahan tarif yang berlaku pada 1 Mei 2019 memunculkan pengaruh negatif terhadap bisnis ojek online.

Cegah Monopoli Laut, Menhub Sebut akan Gandeng Gojek: Mereka akan Tangani Ini

Menurut mereka, tarif tidak sesuai dengan kemampuan penumpang dan terlalu berlebihan.

"Kepada yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo,

Surat ini kami kirimkan kepada Bapak terkait konflik yang terjadi di Surakarta di antara para pengemudi Gojek dan Grab serta layanan ”Maxim”.

Konflik ini telah berhasil mengungkap masalah global dalam pasar taksi, yang mana berpengaruh pada taraf kehidupan penduduk dan perekonomian di Indonesia.

Menurut fakta yang terjadi di lapangan, Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Mei 2019 menimbulkan pengaruh negatif terhadap bidang pengembangan bisnis ojek.

Tarif minimal pengangkutan dengan kendaraan motor yang telah ditetapkan ternyata terlalu berlebihan dan tak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Peraturan tersebut tidak mempertimbangkan daya beli penduduk di propinsi terkait, yang mana sebagai akibatnya, akses ke layanan taksi pun menjadi berkurang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved