Pilkada Serentak 2020
Menimbang Peluang Gibran di Pilkada 2020, Rico Marbun: Dipilih karena Faktor Emosi
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun buka suara soal pencalonan putra pertama Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada 2020.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sedangkan, sebagian pemilih Gibran berusia di bawah 40 tahun.
"Kalau kita lihat dari sisi elektabilitas, orang yang menganggap dinasti politik ini bermasalah adalah orang di atas 40 tahun," kata dia.
"Sementara pemilih Gibran di angka 40 sampai 60 tahun itu memang lebih rendah, jadi itu dua malasahnya."
Simak video berikut ini menit 2.20:
Soal Politik Dinasti
Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno menyatakan ketidaksetujuannya terhadap Gibran dan Bobby yang ikut serta Pilkada 2020.
Langkah politik tersebut dirasa Adi tidak sejalan dengan apa yang pernah dijanjikan oleh Presiden RI Joko Widodo soal pernyataan tidak ikut sertakan keluarga dalam dunia politik.
Dikutip TribunWow.com, awalnya Adi membahas pernyataan-pernyataan yang pernah dikeluarkan oleh Jokowi soal partisipasi keluarga dalam ranah politik.
"Menurut saya yang bikin dunia ini seakan runtuh karena Jokowi dalam banyak kesempatan bahkan dalam kampanye menyatakan tidak akan menyertakan keluarga besarnya dalam politik," katanya dalam acara 'DUA ARAH' Kompastv, Senin (16/12/2019).
• Konsultan Politik Nilai Majunya Gibran Pupuskan Harapan Masyarakat akan Sosok Jokowi: Soal Kepatutan
Kehebohan majunya Gibran dan Bobby berdasarkan penjelasan Adi terjadi karena pernyataan Jokowi untuk tak ikut sertakan keluarga di ranah politik.
"Itu yang menjadi perdebatan, kenapa misalnya ada Bobby dan Gibran itu menjadi penting dalam satu diskursus dinasti politik," tambahnya.
Adi lanjut membahas tentang Jokowi.
Ia mengatakan Jokowi memiliki nilai pembeda yang unik dibandingkan presiden-presiden sebelumnya.
Keunikan tersebut adalah tidak mengajak keluarga terjun ke dunia politik.
Namun masuknya Gibran dan Bobby dalam kontestasi pemilihan kepala daerah, menurut Adi adalah bentuk nyata dari politik dinasti.