Terkini Nasional
Soal Rangkap Jabatan di BUMN, Andre Rosiade Singgung Nama Rini Soemarno: Komisaris Cuma Pajangan
Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade buka suara soal kasus rangkap jabatan di lingkungan BUMN.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
Ia pun menyinggung nama Rini Soemarno.
Disebutnya, masalah ini tak pernah diungkap pada masa kepemimpinan Rini Soemarno di BUMN.
"Kenapa dari zaman Bu Rini dan menteri sebelumnya ini tidak diurus," ujar Andre.
Lantas, ia menyebut posisi komisaris di BUMN hanya sebagai pajangan.
"Karena persepsi dari zaman dulu komisaris itu pajangan," kata Andre.
"Bang Refly Harun ini pajangan dianggap orang."
Ia menyebut komisaris BUMN sebagai pajangan karena pada periode lalu, komisaris tak menjalankan tugas sebagai pengawas direksi.
"Karena direksi itu merasa 'Gue enggak perlu diawasi sama lu'," kata dia.
"Saya ini dekat dengan deputi menteri, dekat dengan sesmen, dekat dengan menteri BUMN, dekat dengan jubir Arya Sinulingga juga."
Dengan menjabatnya Erick Thohir, Andre Rosiade berharap rangkap jabatan di BUMN dapat segera dicegah.
"Sehingga ini lah persepsi selama ini di mata direksi-direksi bahwa komisaris ini cuma pajangan," ujarnya.
"Betul yang disampaikan Pak Erick berulang kali bahwa periode ini komisaris diperkuat perannya, komisaris akan menjadi mata, telinga dan kepanjangan Menteri BUMN untuk mengawasi direksi."
Simak video berikut ini menit 2.40:
Rangkap Jabatan, Tambah Pendapatan
Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pelindo I Refly Harun menjelaskan mengapa begitu banyak ditemukan direksi BUMN yang merangkap jabatan menjadi komisaris di anak cucu perusahaannya sendiri.