Pilkada Serentak 2020
5 Faktor Penentu Nasib Gibran Masuk Bursa Pilkada 2020, Politisi PDIP Deddy Bahas Musuh Gibran
Politisi PDIP Deddy Sitorus menyebutkan 5 faktor yang harus dipenuhi oleh Gibran jika ingin maju sebagai calon wali kota dari PDIP
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Politisi PDIP Perjuangan Deddy Sitorus membahas apa saja faktor yang menentukan masuknya putra Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi bakal Calon Wali Kota Solo.
Di samping menjelaskan soal faktor penentu Gibran masuk dalam kontestasi Pilkada 2020, ia juga membahas ancaman-ancaman yang dapat menggagalkan langkah Gibran menjadi Wali Kota Solo.
Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube Kompastv, Minggu (8/12/2019), mulanya Deddy Sitorus mengatakan proses pemilihan bakal calon wali kota masih panjang.
"Saya kira ini prosesnya masih panjang, proses penjaringan kita baru sampai tahap di DPD, nanti akan dibahas DPP," jelas Deddy Sitorus.
• Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution Daftar Cawalkot, PDIP Bantah Kritikan Nepotisme
Ia kemudian nama-nama yang diajukan untuk menjadi bakal calon wali kota, akan disaring berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
"Begitu nanti masuk ke DPP kan nanti yang dilihat 5 aspek," kata Deddy Sitorus.
Deddy Sitorus kemudian menyebutkan kelima aspek tersebut, mulai dari kapasitas hingga perhitungan geopolitik.
"Aspek pertama elektabilitasnya itu seperti apa, kapasitasnya seperti apa, rekam jejaknya seperti apa, penerimaan di internal partai seperti apa, lalu hitungan-hitungan geopolitik dan segala macamnya seperti apa," paparnya.
Ia mengatakan kelima isu tersebut akan diolah di dalam partai untuk melihat potensi dari bakal calon wali kota yang akan dimajukan oleh partai.
"Lima isu ini akan diolah di dalam partai untuk melihat," kata Deddy Sitorus.
Deddy Sitorus kemudian mengatakan, mendaftar di DPP bukan berarti bakal otomatis bisa lolos dan menjadi pilihan partai.
Ketika calon yang mendaftar di DPC maupun DPD lebih memenuhi 5 kriteria tersebut, maka partai tentu akan memilih calon dari DPC atau DPD.
"Karena bisa jadi begini, katakanlah dibandingkan dengan yang dijaring di tingkat DPC maupun DPD, secara elektabilitas masih lebih baik," kata Deddy Sitorus.
"Ya tentu partai yang ingin memenangkan pertarungan akan memilih yang lebih baik," tambahnya.
• Menantu Jokowi Maju di Pilkada 2020, M Qodari Sebut Jalan Bobby Lebih Terjal daripada Gibran
Video dapat dilihat di awal: