Kabinet Jokowi

Soal Rapor Merah Skor PISA Indonesia, Nadiem Makarim: Tak Perlu Dikemas Jadi Positif

Hasil PISA 2018 masih menempatkan Indonesia dalam peringkat bawah untuk kemampuan literasi, matematika dan sains.

Soal Rapor Merah Skor PISA Indonesia, Nadiem Makarim: Tak Perlu Dikemas Jadi Positif
Dian Erika/KOMPAS.com
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Terbaru, Nadiem Makarim menanggapi soal rapor merah PISA Indonesia 

TRIBUNWOW.COM - Hasil skor PISA (Programme for International Student Assessment) untuk Indonesia tahun 2018 telah diumumkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Pengukuran PISA bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan dengan mengukur kinerja siswa di pendidikan menengah, terutama pada tiga bidang utama, yaitu matematika, sains, dan literasi.

Penyerahan hasil PISA 2018 untuk Indonesia telah diberikan Yuri Belfali (Head of Early Childhood and Schools OECD) kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim di Gedung Kemendikbud Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Kak Seto Usul Sekolah Cukup 3 Hari ke Nadiem Makarim, Bandingkan dengan Sekolah Internasional

Hasil PISA 2018 masih menempatkan Indonesia dalam peringkat bawah untuk kemampuan literasi, matematika dan sains.

Di antara penilaian untuk 78 negara, Indonesia berada diurutan 72 untuk literasi (skor 371), peringkat 72 untuk matematika (skor 379), dan ranking 70 (skor 396) untuk sains.

Mendikbud yang ingin disapa "Mas Nadiem" ini memberikan beberapa tanggapan terkait "rapor merah" skor PISA 2018 Indonesia:

1. Tidak perlu dikemas jadi positif

Mendikbud Nadiem Makarim meminta untuk tidak perlu mengenyampingkan atau mengemas menjadi berita positif perihal skor PISA 2018 Indonesia yang mengalami penurunan signifikan.

Ia justru mengajak seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan mengubah paradigma dari 'asal bapak senang' menjadi terbuka, langsung ke inti permasalahan dan kemudian bergerak melakukan perubahan.

"Tidak perlu dikemas agar menjadi berita yang positif. Tidak perlu."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved