Polemik APBD DKI 2020

Wakil Ketua F-PSI DPRD DKI Sebut Peraturan yang Menjerat William Dibuat-buat: Sangat Subjektif

Justin Adrian Untayana menjelaskan, William Aditya Sarana sebenarnya tidak melanggar apapun terkait publikasi kejanggalan anggaran di sosial media

YouTube KOMPASTV
Justin Adrian Untayana menjelaskan, William Aditya Sarana sebenarnya tidak melanggar apapun terkait publikasi kejanggalan anggaran di sosial media 

"Jadi kata-kata proporsional itu, interpretasinya tidak tepat bila dikenakan kepada William," ujar Justin.

Justin kemudian mengatakan soal langkah yang dilakukan William bukanlah hal yang salah.

Karena William tidak menyebarkan kebohongan terkait data kejanggalan anggaran tersebut.

"Karena pertama, yang diunggah oleh dia di media internet ini, bukanlah suatu kebohongan," tutur Justin.

"Justru sudah diakui sendiri oleh dinas terkait bahwa memang diinput itu lem aibon," imbuhnya.

Peraturan tentang keterbukaan informasi publik juga menjadi dasar mengapa William tidak bisa disalahkan.

"Kedua, kita punya undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang keterbukaan informasi publik," lanjut Justin.

"Di mana anggota legislatif itu merupakan subjeknya, dan justru kita berkewajiban untuk mempublikasikan informasi-informasi publik ini," imbuhnya.

Justin kemudian menyimpulkan bahwa masalah proporsionalitas hanyalah masalah yang tidak jelas karena sangat subjektif.

"Jadi sebenarnya tidak ada sesuatu apapun yang dilanggar kalau masalah proporsionalitas, ya itu sangat subjektif," kata Justin.

Buntut Bongkar APBD DKI 2020 yang Tak Wajar, William PSI Direkomendasikan Diberi Sanksi Ini

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved